Tiket Kereta Api untuk Arus Balik Ludes Terjual hingga 8 Mei

Masyarakat yang belum memperoleh tiket kereta api untuk arus balik dapat membeli pada keberangkatan 9 Mei dan seterusnya.
Image title
6 Mei 2022, 15:58
Sejumlah penumpang kereta api berjalan setibanya di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Kamis (5/5/2022). PT KAI mencatat pada H+2 Ramadhan sebanyak 14.700 pemudik kembali ke Jakarta melalui Stasiun Pasar Senen, sementara 14.900 lainnya kembali melalui Stasiun
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/nz
Sejumlah penumpang kereta api berjalan setibanya di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Kamis (5/5/2022). PT KAI mencatat pada H+2 Ramadhan sebanyak 14.700 pemudik kembali ke Jakarta melalui Stasiun Pasar Senen, sementara 14.900 lainnya kembali melalui Stasiun Gambir.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat okupansi kereta api jarak jauh tanggal 6-8 Mei 2022 mencapai 106%. Volume pelanggan kereta api jarak jauh pada periode tersebut mencapai 389.812 pelanggan atau rata-rata 129.937 pelanggan per hari.

Vice President Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, masyarakat yang belum memperoleh tiket balik dapat membeli pada keberangkatan 9 Mei dan seterusnya.

"Masih cukup banyak tersedia tiket balik untuk keberangkatan di tanggal 9 Mei dan seterusnya," kata Joni melalui keterangan tertulis, Jumat (6/5).

Pada keberangkatan 6 Mei 2022, terdapat 136.505 pelanggan (okupansi 111%) yang dilayani oleh KAI ke berbagai tujuan. Kemudian pada 7 Mei 2022, terdapat 129.564 pelanggan (okupansi 105%), dan 8 Mei 2022 terdapat 123.743 pelanggan (okupansi 101%).

Advertisement

Pelanggan kereta api jarak jauh yang tiba di Stasiun Pasar Senen pada tanggal 6 - 8 Mei 2022 total mencapai 45.242 pelanggan dengan volume rata-rata 15.081 pelanggan per hari. Para pelanggan tersebut mayoritas berangkat dari Stasiun Kutoarjo, Purwokerto, Lempuyangan, dan Surabaya Pasarturi.

Adapun pelanggan kereta api jarak jauh yang tiba di Stasiun Gambir pada periode tanggal 6 - 8 Mei 2022 total mencapai 44.766 pelanggan dengan volume rata-rata 14.922 pelanggan per hari. Para pelanggan tersebut mayoritas berangkat dari Stasiun Bandung, Cirebon, Yogyakarta, dan Semarang Tawang.

Secara total, kedatangan di wilayah Jakarta pada tanggal 5 Mei berjumlah 38.963 orang dan pada 6 Mei berjumlah 39.660 orang. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari pembelian tiket kereta api jarak jauh dengan tujuan akhir Stasiun Gambir, Pasar Senen, Jakarta Kota, Jatinegara, Bekasi, dan Cikampek.

Joni mengatakan, KAI mengantisipasi kepadatan arus balik tersebut dengan mengoperasikan 214 perjalanan kereta api pada 6 Mei 2022. Jumlah itu naik 5% dibanding awal masa angkutan lebaran pada H-10 yaitu sebanyak 204 perjalanan kereta api.

Kapasitas tempat duduk yang disediakan juga meningkat 9% menjadi 122.861 tempat duduk per hari. Kesiapan lainnya yang KAI lakukan yaitu dengan terus menyiagakan petugas posko untuk pelayanan dan pengamanan baik dari internal maupun eksternal.

Berdasarkan pantauan 6 Mei pukul 07.00 WIB, okupansi KA Jarak Jauh pada 9 Mei-13 Mei. Masyarakat dapat segera melakukan pemesanan tiket tersebut di KAI Access, web KAI, atau seluruh channel resmi penjualan tiket KAI lainnya.

Rinciannya, volume pelanggan kereta api jarak jauh pada 9 Mei yaitu sebanyak 84.386 pelanggan (okupansi 69%), 10 Mei sebanyak 67.114 pelanggan dengan (okupansi 55%), 11 Mei sebanyak 53.708 pelanggan (okupansi 44%), 12 Mei sebanyak 39.309 pelanggan (okupansi 33%), dan 13 Mei sebanyak 43.149 pelanggan (okupansi 36%).

Masyarakat juga dapat memanfaatkan fitur Connecting Train di aplikasi KAI Access yang akan membantu memberikan alternatif perjalanan kereta api dengan mengombinasikan jadwal kereta yang bersifat persambungan.

“KAI mengimbau kepada para pelanggan untuk dapat mengatur waktu dengan tidak datang terlalu awal ke stasiun keberangkatan. Hal ini untuk mengantisipasi kepadatan pelanggan di stasiun-stasiun keberangkatan,” ujar Joni.

Meski demikian, pelanggan juga tetap diimbau untuk mengalokasikan waktu yang cukup tidak tertinggal kereta jika terjadi kemacetan. Selain itu, pelanggan tetap harus menjaga protokol kesehatan selama menunggu di stasiun dan selama di perjalanan.

Menurut laporan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), jumlah stasiun kereta api yang melayani naik/turun penumpang di Jawa dan Sumatera sebanyak 629 unit pada 2020. Rinciannya, sebanyak 463 unit di Jawa dan 166 unit di Sumatera.

.

 

 

 

 

 

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait