Tol Gedebage-Cilacap Mulai Dibangun Tahun Depan, Tahap I Bandung-Garut

Pengelolaan Tol Gedebage-Cilacap akan dilakukan oleh anak usaha Jasa Marga, yakni PT Jasamarga Gedebage Cilacap (JGC).
Andi M. Arief
21 Juni 2022, 14:18
Foto udara Simpang Susun Cileunyi yang menyambungkan Jalan Tol Pubaleunyi dan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (14/4/2022). Untuk meningkatkan konektivitas di wilayah Jawa Barat, Pemerintah P
ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/foc.
Foto udara Simpang Susun Cileunyi yang menyambungkan Jalan Tol Pubaleunyi dan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (14/4/2022). Untuk meningkatkan konektivitas di wilayah Jawa Barat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mengakselerasi proyek infrastruktur strategis pada 2022 salah satunya adalah penyelesaian Jalan Tol Cisumdawu serta pembangunan Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci) yang akan dimulai pada tahun ini.

 PT Jasa Marga Tbk menargetkan konstruksi Jalan Tol Gedebage-Cilacap mulai dilakukan pada kuartal II-2023. Saat ini, proses pengerjaan tol terpanjang di dalam negeri tersebut masih dalam tahap inventarisasi lahan untuk konstruksi tahap pertama, yakni Seksi 1 Junction Gedebage-Garut Utara sepanjang 45,20 kilometer (Km). 

Pengelolaan Tol Gedebage-Cilacap akan dilakukan oleh anak usaha Jasa Marga, yakni PT Jasamarga Gedebage Cilacap (JGC). Jasa Marga menjadi pemegang saham pengendali dengan kepemilikan saham sebesar 32,5%.

Sementara itu, Kemitraan PT Daya Mulia Turangga-Gama Group-PT Jasa Sarana memiliki saham sebesar 27,5%. Adapun, anggota konsorsium lainnya Waskita Karya memiliki saham sebesar 20%, PTPP sebesar 10%, dan Wijaya Karya sebesar 10%. 

Pengerjaan Seksi 1 Junction Gedebage-Garut Utara akan dilakukan di tiga daerah, yani Kota Bandung, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Garut. 

Advertisement

"Hingga saat ini progres kebutuhan lahan untuk Kota Bandung dan Kabupaten Garut sudah dalam proses inventarisasi. Sementara itu, untuk Kabupaten Bandung, saat ini masih dalam proses penerbitan surat keputusan pembentukan tim pengadaan tanah,” kata Direktur Utama JGC Johannes Mancelly dalam keterangan resmi, Selasa (21/6). 

 Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menerbitkan penetapan lokasi konstruksi Seksi 1 Junction Gedebage-Garut Utara. Keputusan penetapan lokasi tersebut diterbitkan pada Februari 2022. 

Total panjang Tol Gedebage-Cilacap mencapai 206,65 kilometer dan melintasi dua provinsi, yakni Jawa Barat sepanjang 169,09 Km dan Jawa Tengah sekitar 37,56 Km. Dengan kata lain, jalan bebas hambatan ini akan mengambil julukan tol terpanjang dari Tol Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung di Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) sepanjang 189,4 Km yang beroperasi sejak 2019. 

Mancelly mencatat Tol Gedebage-Cilacap terbagi menjadi empat bagian, yakni Seksi 1 Junction Gedebage-Garut Utara sepanjang 45,20 Km, Seksi 2 Garut Utara-Tasikmalaya sepanjang 50,32 Km, Seksi 3 Tasikmalaya-Patimuan sepanjang 76,78 Km, dan Seksi 4 Patimuan-Cilacap sepanjang 34,35 Km. 

Adapun, konstruksi Tol Gedebage-Cilacap akan dibagi menjadi dua tahap, yakni Seksi 1 dan Seksi 2 sepanjang 95,52 Km, setelah itu konstruksi Seksi 3 dan Seksi 4 sepanjang 111,13 Km akan dilakukan. 

Tol Gedebage-Cilacap akan dilengkapi dengan 10 buah simpang susun dan 1 buah junction, yaitu Junction Gedebage yang akan terkoneksi dengan Jalan Tol Padaleunyi dan rencana Jalan Tol Bandung Intra Urban Toll Road.  

Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap akan dibangun dengan 2x2 lajur. Lebar tiap lajurnya sebesar 3,6 m serta akan dibangun dengan desain struktur at grade sepanjang 175,27 km, struktur elevated sepanjang 22,26 km, serta pile slab sepanjang 9,12 km di daerah Gedebage.  

 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendata net present value (NPV) atau perkiraan arus kas dalam proyek ini mencapai US$ 139,28 juta. Sementara itu, investasi yang ditanam dalam proyek ini mencapai Rp 56 triliun dengan internal rate of return (IRR) atau tingkat pengembalian investasi mencapai 12% per tahun. 

Jasa Marga direncanakan mendapatkan pengembalian investasi tersebut dari tarif tol selama masa konsesinya hingga 40 tahun. 

Mancelly menilai pengoperasian Tol Gedebage-Cilacap akan meningkatkan pergerakan barang dan manusia di koridor selatan Jawa Barat dan Jawa Tengah. Dengan demikian, jalan bebas hambatan ini berpeluang memunculkan pengembangan industri dan pariwisata. 

Menurut data Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), sampai Februari 2022 total panjang jalan tol yang beroperasi di Indonesia mencapai 2.499,05 kilometer (km). Jalan tol terpanjang merupakan Trans Jawa dengan panjang 1.056,38 km yang terbagi dalam 20 ruas.

 

Reporter: Andi M. Arief
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait