Bandara Ngurah Rai Layani Dua Penerbangan International Baru

Saat ini, Bandara I Gusti Ngurah Rai melayani 46 jadwal keberangkatan internasional dan 48 jadwal kedatangan internasional.
Tia Dwitiani Komalasari
4 Juli 2022, 15:31
Pesawat udara bersiap lepas landas di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Rabu (2/3/2022).
ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/rwa.
Pesawat udara bersiap lepas landas di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Rabu (2/3/2022). B

PT Angkasa Pura I (Persero) menyatakan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali menerima tambahan dua penerbangan internasional baru yaitu maskapai Garuda Indonesia rute Singapura-Bali dan penerbangan Philippine Airlines rute Manila-Bali.

"Dua penerbangan perdana yang baru saja tiba di Bali kemarin menjadi sinyalemen positif Bali masih tetap menjadi daya tarik pariwisata internasional yang banyak diminati warga dunia. Hal ini menunjukkan optimisme dunia aviasi yang semakin pulih pasca terdampak pandemi global COVID-19," kata Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi dalam keterangannya di Jakarta, Senin (4/7).

Faik mengatakan, penerbangan perdana Garuda Indonesia GA843 asal Singapura tiba di Bali pada Jumat (1/7/2022) siang pukul 14.20 Wita dengan mengangkut 142 penumpang. Pesawat tersebut kembali mengudara dengan tujuan Singapura menggunakan nomor penerbangan GA842 pada 16.39 Wita.

 Pada Sabtu (2/7/2022) dini hari, penerbangan perdana pesawat Philippine Airlines asal Manila dengan nomor penerbangan PR537 mendarat di Bali pada pukul 00.40 Wita. Pesawat yang sama kemudian melanjutkan perjalanan kembali ke Manila dengan nomor penerbangan PR538 pada pukul 01.48 Wita.

Menurut dia, saat ini Bandara I Gusti Ngurah Rai melayani 46 jadwal keberangkatan internasional dan 48 jadwal kedatangan internasional. Khusus untuk Philippine Airlines, penerbangan perdana ini menandakan beroperasinya kembali penerbangan rute Manila-Bali pp setalah sebelumnya terhenti karena pandemi.

Data Angkasa Pura I, terdapat sebanyak 340.000 penumpang asal Filipina yang dilayani Bandara Ngurah Rai pada 2019. Dengan tambahan dua penerbangan ini, Bandara Ngurah Rai kini terhubung dengan 19 bandara internasional di dunia dari 11 negara yang dilayani oleh 21 maskapai penerbangan, dengan rincian 18 maskapai asing dan 3 maskapai nasional.

"Kami berkomitmen untuk senantiasa dapat memberikan layanan prima kepada pengguna jasa bandara. Kami juga optimistis untuk menyambut kedatangan penerbangan internasional lain," ujarnya.

 Menurut laporan perusahaan analisa perjalanan udara yang berbasis di Inggris, Official Airline Guide (OAG), penerbangan Jakarta menuju Denpasar menjadi rute tersibuk di Indonesia. Rute penerbangan Jakarta ke Denpasar berada di peringkat ke-6 sebagai rute penerbangan tersibuk di dunia.

OAG mencatat jumlah penerbangan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar (DPS) sebanyak 709.049 kursi per Mei 2022.

Advertisement

 

 

 

 

 

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait