Kapasitas Bandara Ngurah Rai Akan Ditingkatkan Tiga Kali Lipat

Kapasitas Bandara Ngurah Rai akan ditingkatkan menjadi 35 juta penumpang per tahun.
Nadya Zahira
18 Januari 2023, 17:14
Sejumlah pesawat udara parkir di apron Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Kamis (20/10/2022). Pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mencatat telah melayani sebanyak 6,918 juta penumpang baik domestik maupun internasional
ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/rwa.
Sejumlah pesawat udara parkir di apron Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Kamis (20/10/2022). Pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mencatat telah melayani sebanyak 6,918 juta penumpang baik domestik maupun internasional sepanjang Januari-Agustus 2022 terdiri dari 1,861 juta penumpang internasional dan 5,057 juta penumpang domestik.

Kapasitas Bandara Ngurah Rai akan ditingkatkan menjadi 35 juta penumpang per tahun. Jumlah kapasitas bandara tersebut mencapai tiga kali lipat dari saat ini.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa tren pergerakan penumpang dan pesawat kian meningkat. Pertumbuhan penumpang pesawat udara di Bandara Ngurah Rai baik domestik maupun internasional pada tahun 2022 sebesar 12,5 juta penumpang. Jumlah itu meningkat signifikan sebesar 231% dibandingkan 2021 sebanyak 3,7 juta penumpang.

“Melihat tren pergerakan penumpang dan pesawat yang kian meningkat, Bandara Ngurah Rai akan dikembangkan kapasitasnya menjadi 35 juta penumpang per tahun, atau mencapai 3 kali lipat dari kapasitas saat ini," kata Budi melalui keterangan tertulis, Rabu (18/1).

Dia mengatakan, rencananya Bandara Ngurah Rai juga akan melayani maskapai Emirates yang mengoperasikan pesawat Wide Body Airbus A380 pada pertengahan 2023. Oleh karena itu, perlu dilakukan peningkatan kapasitas seperti perpanjangan runway, pengembangan terminal, maupun apron agar pelayanan yang diberikan semakin baik.

Dia mengatakan, Bandara Ngurah Rai masih mungkin untuk dikembangkan secara signifikan. Terlebih pada 2022, Ngurah Rai menjadi bandara tersibuk yang dikelola oleh PT Angkasa Pura I. 

 

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati menyatakan Kemenhub terus berkomitmen untuk meningkatkan konektivitas di Provinsi Bali, dengan menghubungkan daerah sekitarnya seperti Lombok dan Banyuwangi. Hal itu guna mendukung sektor pariwisata yang menjadi sektor utama pendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Bali dan sekitarnya.

“Dengan pembangunan dan pengembangan infrastruktur transportasi secara menyeluruh di Provinsi Bali dan sekitarnya, diharapkan dapat menggeliatkan destinasi wisata yang tersebar di beberapa wilayah di Provinsi Bali dan juga destinasi wisata di daerah sekitar seperti Lombok, Banyuwangi, dan lain sebagainya,” ujar Adita.

Dengan pengembangan wilayah secara lebih menyeluruh di semua moda, dampak yang ditimbulkan akan lebih besar bagi kemajuan pariwisata, dibandingkan melakukan pembangunan bandara baru.

Badan Pusat Statistik melaporkan jumlah penumpang angkutan udara ke luar negeri atau internasional pada Agustus 2022 sebanyak 824,3 ribu orang. Jumlah itu naik 32,29 persen dibanding keadaan pada Juli 2022. Penumpang di Ngurah Rai-Denpasar menjadi yang terbanyak kedua, yaitu sebanyak 297,4 ribu orang atau sebesar 36,08 persen dari total penumpang ke luar negeri.

Reporter: Nadya Zahira
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait