Dipimpin Prabowo, Kemenhan Dapat Anggaran Terbesar Tahun Depan

Kementerian Pertahanan yang dipimpin Prabowo Subianto mendapatkan alokasi anggaran Rp131,9 triliun pada RAPBN 2023.
Tia Dwitiani Komalasari
16 Agustus 2022, 17:03
Menhan Prabowo Subianto memberi salam usai mengikuti rapat Paripurna pembukaan masa persidangan I DPR tahun sidang 2022-2023 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2022).
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja /foc.
Menhan Prabowo Subianto memberi salam usai mengikuti rapat Paripurna pembukaan masa persidangan I DPR tahun sidang 2022-2023 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2022).

Alokasi anggaran Kementerian Pertahanan tercatat mencapai Rp131,9 triliun pada Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2023 atau RAPBN 2023. Anggaran lembaga yang dipimpin Prabowo Subianto tersebut merupakan yang tertinggi dibandingkan kementerian atau lembaga pemerintah lainnya.

Namun demikian, Jumlah anggaran tersebut turun tipis dibandingkan APBN 2022 yang mencapai Rp133,4 triliun. Sementara pada 2021, anggaran Kementerian Pertahanan mencapai Rp137,3 triliun.

Selain Kementerian Pertahanan, terdapat dua kementerian/lembaga lain yang mendapatkan jatah alokasi anggaran di atas Rp 100 triliun. Dua lembaga lainnya adalah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat senilai Rp125,2 triliun dan Polisi Republik Indonesia senilai Rp107,8 triliun.

Advertisement

Dikutip dari Nota Keuangan RAPBN Tahun Anggaran 2023, beberapa output prioritas pembangunan bidang pertahanan dan keamanan yaitu:
1. Pengadaan amunisi kaliber kecil
2. Pengadaan Alpung, kapal perang republik Indonesia (KRI), kapal angkatan laut (KAL), Matra Laut
3. Pemeliharaan/perawatan/peningkatan pesawat terbang matra udara
4. Pemenuhan Alat Material Khusus
5. Penanganan dan penyelesaian tindak pidana umum
6. Penanganan dan penyelesaian tindak pidana narkoba.

Sementara itu tingginya anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dipengaruhi oleh meningkatnya anggaran infrastruktur tahun ini. Presiden Jokowi mengatakan bahwa anggaran infrastruktur pada 2023 adalah Rp392 triliun, naik dari anggaran infrastruktur tahun ini senilai Rp 365,8 triliun.

Jika dilihat secara historis, anggaran infrastruktur pada 2023 mendekati anggaran infrastruktur pra pandemi Covid-19 atau pada 2019 senilai Rp 394 triliun.

"Keempat fokus pembangunan infrastruktur adalah penyediaan pelayanan dasar; mendukung peningkatan produktivitas melalui infrastruktur konektivitas dan mobilitas; menyediakan infrastruktur energi dan pangan yang terjangkau, andal, dan memperhatikan aspek lingkungan; serta pemerataan infrastruktur dan akses teknologi informasi dan komunikasi," kata Presiden Jokowi dalam Sidang Tahunan MPR, Selasa (16/8).

Presiden Jokowi melakukan pemerataan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di penjuru negeri pada 2023. Hal tersebut dinilai penting untuk mendukung aktivitas ekonomi di dalam negeri.

Selain itu, tujuan pembangunan infrastruktur pada tahun ini adalah mentransformasi beberapa sektor ekonomi nasional, seperti energi, pangan, konektivitas, dan transportasi.

Terakhir, Presiden Jokowi akan berusaha menyelesaikan beberapa proyek strategis nasional atau PSN. Di samping itu, pemerintah akan mulai membangun Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara secara bertahap dan berkelanjutan.

 

 

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait