IHSG Hari Ini Dibayangi Pelemahan Rupiah, Cek Saham Rekomendasi Analis

 Zahwa Madjid
30 November 2022, 06:14
Pekerja membersihkan podium berlatar belakang layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2022).
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/tom.
Pekerja membersihkan podium berlatar belakang layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2022).

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diperkirakan akan berada dalam rentang sideways di akhir bulan kesebelas 2022, Rabu (30/11). Analis memprediksi, IHSG hari ini diperkirakan bergerak di rentang 7.011 hingga 7.157 dengan peluang tekanan minor.

CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya, mengatakan bahwa sentimen dari fluktuasi harga komoditas juga nilai tukar Rupiah masih akan membayangi pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang.

“Namun, dalam jangka panjang IHSG masih berada dalam jalur uptrend. Sehingga momentum tekanan dapat dimanfaatkan melakukan akumulasi pembelian dengan target investasi jangka panjang,” ujar William dalam risetnya.

Wiliam merekomendasikan saham perbankan yaitu PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Selain itu, dia merekomendasikan saham properti yaitu PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) dan PT PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI).

Dia juga merekomendasikan saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA).

Sementara itu analis BinaArtha Sekuritas, Ivan Rosanova, menilai IHSG hari ini bergerak pada level support di 6.988, 6.937 dan 6.892, sementara level resistence di 7.100, 7.128-7.137 dan 7.200.

Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian.

Sedangkan, resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar hingga laju kenaikan harga tertahan.

Untuk perdagangan hari ini, Rabu (30/11) Ivan merekomendasikan untuk accumulative buy sejumlah saham sebagai berikut:

  • PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) pada rentang harga 6.100-6.250 dengan target harga bertahap di 6.650, 6.750 dan 7.000.
  • PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) pada rentang harga 3.900-3.970 dengan target harga terdekat di 4.190.
  • PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) pada rentang harga 2.180-2.230 dengan target harga terdekat di level 2.400.

 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 5,28 poin atau turun 0,08% ke level 7.012,069 pada penutupan perdagangan Selasa, 29 November 2022. Pelemahan ini terjadi berturut-turut sejak akhir pekan lalu.

Berdasarkan laporan Bursa Efek Indonesia, frekuensi perdagangan saham di bursa dalam negeri hari ini tercatat sebanyak 1,2 juta kali transaksi.

Advertisement
Reporter: Zahwa Madjid
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait