BNI Ajak UMKM Tembus Pasar Korea

Pasar yang makin luas adalah salah satu idaman para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan bisnisnya
Image title
Oleh Tim Publikasi
20 September 2019, 20:21
BNI Ajak UMKM Tembus Pasar Korea
Katadata

 

Pasar yang makin luas adalah salah satu idaman para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan bisnisnya. Apalagi bila pasar yang dituju adalah pasar luar negeri di negara dengan pendapatan penduduknya tinggi. Itu sebab, BNI mengajak lima UMKM binaannya untuk memamerkan produk-produk terbaik mereka dalam acara Indonesia Festival yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Korea di Seoul, 20-22 September 2019. 

 

Pameran juga dimanfaatkan BNI untuk menunjukkan kepedulian korporasi terhadap para pekerja migran Indonesia (PMI) yang melanjutkan pendidikan mereka di Universitas Terbuka (UT). BNI memberikan beasiswa dan pemberdayaan untuk menjadi agen-agen Laku Pandai BNI di 10 kota di negeri ginseng tersebut.

 

Rangkaian Indonesia Festival dimulai dengan pembukaan di Cheonggye Plaza, Seoul, Korea Selatan, Jumat (20 September 2019). Hadir pada kesempatan tersebut Duta Besar Indonesia untuk Korea Umar Hadi, General Manager BNI Cabang Seoul Anisfu, serta para pelaku usaha yang diundang BNI untuk berpameran.

 

Lima UMKM yang diajak BNI berpameran di Indonesia Festival adalah UKM unggulan dari Rumah Kreatif BUMN (RKB) binaan BNI. Ada Semoetketjil dari RKB BNI Sleman yang memamerkan aneka aksesoris perempuan, Anakkayu dari RKB BNI Banjarbaru yang memproduksi olahan kayu dan anyaman khas Kalimantan. Ada juga Akalpa dari RKB BNI Sleman yang membuat produk kacamata & jam tangan dari kayu serta aneka produk kulit khas Yogyakarta. Untuk UKM kategori makanan, BNI mengundang UKM Randang Hj Fatimah dari RKB BNI Padang yang menyajikan aneka Rendang, serta Kartika Mete dari RKB BNI Wonogiri yang memproduksi beragam cemilan dari kacang mete. 

 

“Para pengusaha ini berkesempatan membawa produk-produk asli Indonesia untuk diperkenalkan baik pada masyarakat Korea maupun Warga Negara Indonesia yang ada di Korea,” ujar GM BNI Cabang Seoul Anisfu. Lima UKM ini turut mendukung program BNI GoGreen dengan memakai pembungkus kemasan serta tas ramah lingkungan yang merupakan produk daur ulang. 

 

 

 

PMI Gemar Menabung

 

Kehadiran BNI di Korea Selatan juga mengusung misi percepatan program inklusi keuangan pada Diaspora Indonesia, terutama PMI. Misi utama yang ditanamkan adalah bagaimana agar ketika PMI kembali ke Indonesia tetap memiliki tabungan untuk modal. Selanjutnya, dengan bekal pengalaman yang dimiliki dapat bekerja secara mandiri bahkan menciptakan lapangan kerja.

 

BNI menyiapkan booth khusus yang melayani pembukaan rekening Rupiah bagi Diaspora Indonesia yang ada di Korea Selatan. Saat ini terdapat lebih dari 40,000 Warga Negara Indonesia bekerja di Korea Selatan. Penghasilan PMI Korea Selatan, yaitu sekitar KRW 1,6 juta.

 

 

 

Sementara terkait biasiswa, bersamaan dengan Upacara Penyerahan Ijazah Sarjana Mahasiswa UT Korea pada Indonesia Festival, BNI memberikan beasiswa dan pembinaan Agen Laku Pandai (Agen 46) bagi 5 mahasiswa UT berprestasi di Korsel. Agen Laku Pandai adalah hasil kerjasama antara perbankan dengan masyarakat sebagai perantara, dalam rangka melayani dan mempromosikan transaksi keuangan dasar seperti pembukaan tabungan. Para mahasiswa UT yang berprestasi ini, diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan dari BNI Seoul dalam mempromosikan produk-produk BNI kepada mahasiswa UT dan PMI lainnya.

 

BNI telah ada di Korea Selatan sejak 14 Februari 2016. BNI Seoul telah menjembatani perdagangan dan bisnis antara Korea Selatan dan Indonesia. Per 31 Juli 2019, BNI Seoul telah membuku aset sebesar USD 505,67 ribu, dan telah menyalurkan kredit sebesar USD 201,906 ribu dan Trade finance sebesar USD 79,624 ribu. BNI Seoul juga telah membantu pembukaan rekening IDR untuk para Diaspora, sebanyak 1.769 rekening dan saldo tabungan sebesar IDR 120,9 Milyar sampai dengan bulan Juli 2019. BNI Seoul juga berhasil membukukan laba sebesar USD 2,238 ribu per 31 Juli 2019.

 

Festival Indonesia di Seol

 

Festival Indonesia 2019 adalah kali pertama diselenggarakan oleh KBRI di Korea Selatan  untuk merayakan peringatan 35 Tahun Sister City Seoul dan Jakarta,  peringatan HUT Indonesia yang ke-74, dan 46 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Korea. Festival ini diharapkan dapat memperkuat komunikasi budaya antara orang Indonesia dan Korea. Dalam festival ini terdapat beberapa acara inti yaitu pameran produk-produk Indonesia, panggung budaya, business forum, penganugerahan Ambassador Award, dan Wisuda Mahasiswa Universitas Terbuka 2019. 

 

KBRI Seoul memberikan penghargaan Ambassador Award kepada masing-masing CEO terbaik, PMI teladan, PMI Peduli Persatuan dan Diaspora Peduli WNI.  Ambassador Award merupakan bentuk apresiasi KBRI Seoul terhadap pemilik perusahaan di Korea yang telah memperkerjakan dan memberikan perlindungan terhadap hak-hak PMI dan sekaligus mendorong WNI dan diaspora di Korea agar dapat terus berpartisipasi aktif dalam mempromosikan seni dan budaya Indonesia, serta menjaga persatuan dan kesatuan.

Video Pilihan

Artikel Terkait