PGN Pastikan Pasokan Gas ke Sektor Kelistrikan Aman

PGN memastikan pasokan gas bumi ke sektor kelistrikan akan tetap aman selama masa pandemi virus Corona (COVID-19) di berbagai wilayah Indonesia
Image title
Oleh Tim Publikasi Katadata - Tim Publikasi Katadata
1 April 2020, 22:34
PGN
Katadata

PGN Pastikan Pasokan Gas ke Sektor Kelistrikan Aman


PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) memastikan pasokan gas bumi ke sektor kelistrikan akan tetap aman selama masa pandemi virus Corona (COVID-19) di berbagai wilayah di Indonesia. PGN berkomitmen untuk  mendukung aktivitas masyarakat tetap berjalan normal di tengah adanya  physical distancing dan kegiatan bekerja dari rumah atau work form home (WFH).

Direktur Komersial PGN, Dilo Seno Widagdo menjelaskan, selama Januari sampai Maret 2020 PGN telah memasok gas bumi ke berbagai pembangkit listrik milik PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN) dengan rata-rata volume pemakaian sebesar 331 BBTUD. Total pasokan gas tersebut mampu menghasilkan tenaga listrik sebanyak 1.600 MW. "Kami akan mengoptimalkan pasokan gas baik dari jaringan pipa seperti SSWJ maupun infrastruktur FSRU dari Nusantara Regas dan PT Perta Arun Gas (PAG) dengan total dukungan sekitar 2.100 MW," jelas Dilo di Jakarta, (31/03/2020). Selain itu menurutnya PGN menyiapkan cadangan dengan penyediaan LNG yang siap untuk memasok kebutuhan PLN dan sektor kelistrikan lainnya.


Selama ini, PLN menyerap sekitar 41 persen dari total penyaluran gas bumi PGN per hari. Dengan keandalan gas bumi yang terbukti ramah lingkungan, efisien dan sumber yang masih banyak di dalam negeri, pemanfaatan gas bumi ke sektor kelistrikan ini merupakan upaya untuk memperkuat ketahanan nasional. Apalagi selama satu dekade terakhir, harga gas bumi terbukti stabil dan efisien.

Dalam situasi pemerintah telah mengintruksikan untuk lebih banyak beraktivitas di rumah, membuat kebutuhan listrik masyarakat di rumah akan meningkat. “Maka dari itu, PGN berupaya untuk memastikan keandalan pasokan energi bahan bakar untuk pembangkit listrik, sejalan dengan PLN yang siap siaga menjaga pasokan listrik dan menerapkan standar yang lebih tinggi pada penyediaan listrik,” ungkap Dilo kembali.

Sebagai sub-holding gas, PGN berkomitmen untuk bersinergi dengan PLN untuk meningkatkan utilisasi gas di sektor kelistrikan supaya dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Listrik merupakan kebutuhan primer bagi masyarakat dan di tengah situasi COVID-19, PGN mendukung penuh pelayanan agar masyarakat nyaman untuk produktif dari rumah.

Dukungan PGN dalam sektor kelistrikan, juga ditunjukan pada kapasitasnya dalam mengelola dan mengembangkan infrastruktur gas bumi, termasuk mengembangkan small scale LNG yang digunakan untuk memasok kebutuhan energi sektor kelistrikan.  Sesuai Kepmen 13/2020, PGN akan  membangun infrastruktur dan gasifikasi di 52 Pembangkit Listrik PLN dengan total kapasitas pembangkit yang akan mencapai sebesar 1697 MW dan indikatif volume gas sebesar 167 BBTUD. Pada dasarnya pemanfaatan gas bumi untuk sektor kelistrikan juga membantu mengurangi ketergantungan pada energi impor dan subsidi BBM.


Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama, menyampaikan  dalam masa pandemi COVID-19, PGN telah memiliki protokol dan mekanisme kerja untuk memastikan setiap aktivitas operasi tidak terganggu. Protokol kerja itu juga sesuai dengan upaya pencegahan dan penanganan meluasnya wabah COVID-19 di lingkungan kerja PGN sebagaimana telah ditetapkan pemerintah.

 Selain itu, PGN juga memberikan dukungan pasokan gas yang ditujukan untuk pasokan listrik yang andal di rumah sakit besar yang menjadi tempat rehabilitasi pasien yang masuk dalam kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun pasien yang positif terjangkit COVID-19. "Bersama pemerintah dan unsur masyarakat lainnya, kami terus berusaha agar penyebaran COVID-19 semakin terbatas," imbuh Rachmat.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait