Gerakan Satu Juta Hand Sanitizer dari SKK Migas – KKKS

SKK Migas dan KKKS bekerjasama dengan Jaringan Arek Ksatria Airlangga (Alumni Unair) menggagas gerakan satu juta sanitizer.
Image title
Oleh Tim Publikasi Katadata - Tim Publikasi Katadata
25 Maret 2020, 21:07
SKK Migas
dok. SKK Migas

Merespons kelangkaan hand sanitizer di tengah masyarakat, SKK Migas dan KKKS bekerjasama dengan Jaringan Arek Ksatria Airlangga (Alumni Unair) menggagas gerakan satu juta sanitizer.  Langkah ini untuk membantu masyarakat memberantas penyebaran virus corona atau covid-19 di Indonesia.

Menurut penggagas gerakan satu juta sanitizer, Didik S Setyadi, Gerakan ini merupakan gerakan sosial yang harus didukung semua pihak agar penyeberan covid-19 tidak meluas. "Siapapun boleh ikut gerakan ini, tidak terbatas pada SKK Migas dan KKKS," tegas Didik.

Pada tahap awal, hari ini (25/3) gerakan ini mendistribusikan gratis 1.200 (seribu duaratus) hand sanitizer ke masyarakat, bekerja sama dengan berbagai organisasi dan komunitas di tanah air. Di antaranya DPP Ikatan mahasiswa Muhamadyah Jakarta, Forum alumni korps HMI Wati Jakarta, Komunitas Penyanyi Jalanan Bogor, dan Komunitas Gerakan Milenial Independent.

Didik yang juga Ketua one door service policy SKK Migas, juga menggandeng Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS), ConocoPhiilips, Kangean Energy Indonesia, ENI Indonesia, dan BOB PHE – Bumi Siak Pusako. “Kita bagikan langsung gratis ke masyarakat bawah seperti pengemudi ojek, supir bus pedagang kaki lima bahkan wartawan,”ujarnya.

Menurut Didik, gerakan satu juta hand sanitizer juga berkomitmen memproduksi hand sanitizer sesuai standar BPOM, menggalang donasi dari pihak lain dan mendistribusikan sendiri atau bekerjasama dengan organisasi kemasyarakatan atau komunitas. Tujuannya agar program ini benar-benar terlaksana dan tepat sasaran.

Gerakan sejuta hand sanitizer ini juga menggandeng artis pelantun lagu ‘rindu’, Fryda Lucyana karya Erros Djarot. Didik juga mengajak semua KKKS di lima Perwakilan SKKK Migas untuk bekerjasama dengan dengan berbagai Pihak agar melakukan gerakan satu juta sanitizer. “Gerakan ini murni gerakan masyarakat dan sangat penting untuk membangkitkan kemampuan dan inisiatif dari masyakarat untuk menjaga kesehatan,”katanya.

Didik mengaku juga akan mengandeng pemerintah dan swasta, serta siapapun yang peduli melawan penyebaran virus dengan bergotong royong melawan corona. Gerakan ini memviralkan hashtag #GerakanSejutaHandSanitizer dan #GotongRoyongLawanCorona dalam setiap kegiatannya.

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait