Bantu Stok Pangan, Kabupaten Pandeglang Panen Raya

Kementerian Pertanian memperkirakan puncak panen di Kabupaten Pandeglang terjadi pada April dengan luas 1,73 juta hektar dengan produksi 5,27 juta ton
Image title
Diproduksi oleh Tim Publikasi Katadata
8 Mei 2020, 20:24
MUSIM PANEN PADI
ANTARA FOTO/Muhammad Bagu Khoirunas/foc.

Kementerian Pertanian memperkirakan puncak panen di Kabupaten Pandeglang terjadi pada April dengan luas 1,73 juta hektar dengan produksi 5,27 juta ton beras dan berlanjut pada Mei dengan luas panen sekitar 1,38 juta hektar atau setara dengan produksi 3,81 juta ton beras. 

 

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang Budi S. Januardi mengatakan bahwa Kabupaten Pandeglang dari hari ke hari semakin memantapkan diri untuk terus ikut berperan dalam memastikan ketersediaan pangan.

 

“Modal sosial yang ada diantaranya etos kerja para petani, kebersamaan dan kepedulian diantara petani/Poktan yang disinergikan dengan pendampingan, bimbingan para PPL serta bantuan sarana produksi & alsintan dari pemerintah semakin memperkuat gerak langkah bersama dalam pembangunan pertanian di daerah,” kata Budi.

 

Sekretaris Kelompok Tani Barokah Desa/Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pandeglang Ilham mengatakan bahwa rata-rata produksi pertanaman padi walaupun mengandalkan air tadah hujan adalah sebesar 8,3 ton per hektar. Poktan Barokah  pada 2016 dan 2018 pernah menjadi Juara 2 tingkat Provinsi Banten sebagai Poktan Teladan dan Poktan berprestasi dalam budidaya tanaman padi.

 

Pengelolaan usaha tani  dilakukan Poktan Barokah secara komprehensif mulai dari hulu, proses hingga hilir. Pengolahan lahan, budidaya, pengelolaan pasca-panen hingga pemasaran dengan packaging kemasan yang bagus. Produksi beras yang dijual dengan kemasan 5 kg, 25 dengan merk tersendiri yaitu beras "BAROKAH".

 

“Sesuai namanya, semoga Poktan ini terus dapat memberikan kebarokahan dan memberikan manfaat untuk semua terutama berperan dalam sumbangsih ketersediaan pangan terlebih saat ini tengah dihadapkan pada mewabahnya Covid-19,” tandas Ilham.

 

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dalam setiap kesempatan menegaskan petani dan penyuluh adalah pahlawan. Garda terdepan di sektor pertanian yang menjadi harapan, tulang punggung dalam upaya Pemerintah menanggulangi Covid-19.

 

"Dalam situasi saat ini, spirit keluarga besar Kementan dan semua pelaku pembangunan pertanian termotivasi bekerja maksimal mendampingi petani," jelas Syahrul.

Penulis: Tim Publikasi Katadata

Video Pilihan

Artikel Terkait