Permudah Kredit Mesra, Bank BJB Gandeng Dewan Masjid Indonesia

Bank bjb menyepakati perjanjian kerja sama Kredit Mesra (Masyarakat Ekonomi Sejahtera) dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI).
Image title
Oleh Tim Publikasi Katadata - Tim Publikasi Katadata
4 Maret 2020, 18:16
bank bjb
dok. bank bjb

KABUPATEN BOGOR – Bank BJB menyepakati perjanjian kerja sama Kredit Mesra (Masyarakat Ekonomi Sejahtera) dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI). Langkah ini untuk mendukung upaya pemerintah memperluas akses kredit permodalan ke masyarakat. Jalinan diresmikan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara Bank BJB Kantor Cabang (KC) Cibinong dengan DMI Kabupaten Bogor. Acara itu berlangsung saat Rapat Kerja Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa Tahun 2020 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/3/2020).

Dalam kesempatan ini, dilakukan pula Memorandum of Understanding (MoU) antara Bank BJB KC Cibinong Boy Pandji Soedradjat sebagai Pemimpin    Bank BJB Cabang Cibinong dengan Pimpinan Daerah DMI Kabupaten Bogor H.Tb. Irwan Kurniawan S. Kom. MM, disaksikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Hadir pula Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi, Direktur Konsumer dan Ritel Bank BBJ Suartini, dan Pimpinan DMI Jawa Barat KH. Ahmad Sidik Shi. Raker Dana Desa di Jawa Barat merupakan rangkaian terakhir dari raker yang telah digelar di 33 provinsi lain. Kegiatan raker penutupan dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian, Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar. Peserta raker mencapai kurang lebih 8700 orang yang terdiri dari Bupati/Walikota se-Jawa Barat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi/Kabupaten/Kota, Kapolres se-Jawa Barat, Camat, Kepala Desa dan para pendamping desa.

Jalinan kerja sama juga ditandai dengan penyaluran Kredit Mesra secara simbolis kepada debitur atas nama Susilawati sebesar empat juta rupaiah. Ikatan formal dengan DMI merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan sinergi dengan lembaga yang menaungi berbagai kegiatan masjid di tanah air. Di sisi lain, kerja sama ini juga untuk merespons instruksi Gubernur Ridwan Kamil sebagai ajang promosi sekaligus memperlebar kesempatan penetrasi penyaluran kredit tanpa agunan, yang bertujuan memajukan kesejahteraan ekonomi umat tersebut.

Yuddy Renaldi mengatakan  pemanfaatan Kredit Mesra diarahkan untuk menggerakkan sektor ekonomi produktif agar lebih bergairah. "Kerja sama yang kami jalin dengan DMI diharapkan mampu memberi dampak positif dalam bentuk edukasi produk dan perluasan jangkauan Kredit Mesra,” katanya. Tujuann kata Yudi agar seluruh masyarakat yang membutuhkan akses permodalan guna meningkatkan kapasitas dan kapabilitas usaha sebagai bisa memaksimalkan kesempatan mengakses fasilitas pembiayaan dengan berbagai kemudahannya.

Sedari mula, keberadaan Kredit BJB Mesra memiliki peran sebagai upaya perseroan dalam mendukung geliat sektor perekonomian mikro yang mayoritas mata pencaharian masyarakat Indonesia.  Sejak pertama kali diluncurkan akhir 2018 lalu, tercatat jumlah pembiayaan Kredit BJB Mesra yang telah tersalurkan mencapai miliaran rupiah dan menyentuh 2.802 warga penerima manfaat lewat 202 rumah ibadah dan 383 kelompok yang tersebar di 105 Kecamatan pada 22 Kota dan Kabupaten.

Selaras dengan hal tersebut, Bank BJB juga senantiasa berupaya menyokong  kemajuan ekonomi masyarakat dengan berbagai cara lainnya. Salah satu dari sekian banyak program yang berorientasi untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi bagi seluruh lapisan masyarakat ini merupakan wujud dalam bentuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu (PESAT). Melalui PESAT, Bank BJB memberi edukasi dan pendampingan kepada para wirausaha selama beberapa bulan, agar kemampuan pengelolaan keuangan serta akselerasi usaha dapat berkembang.

Selain itu, Bank BBJ terlibat pula dalam menyukseskan program One Village One Company (OVOC) yang digerakkan oleh BUMDes. Sebagai penunjang, Bank BJB ikut mengembangkan layanan digital kredit UMKM, melakukan penyaluran kredit ke sektor pertanian dan pemberian program pemberdayaan, serta pemberian edukasi dan literasi keuangan. Keseluruhan langkah ini untuk menyokong perkembangan unit-unit usaha daerah agar memberikan kontribusi lebih optimal.

Langkah-langkah yang ditempuh Bank BJB sejalan dengan visi dan upaya pemerintah dalam menciptakan kesejahteraan sosial yang bisa dinikmati semua kalangan masyarakat. Salah satu strategi yang saat ini menjadi arus utama ialah dengan cara menyuntikan permodalan dan membekali para pengusaha mikro dengan pengetahuan dan kemampuan dasar guna memaksimalkan potensi produktivitas demi mengakselerasi pertumbuhan ekonomi.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait