Dapat Dana dari Pemerintah, BRI Perbesar Ekspansi Kredit ke UMKM

PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyambut baik penempatan dana dari Pemerintah Dalam Rangka Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Image title
Oleh Tim Publikasi Katadata - Tim Publikasi Katadata
25 Juni 2020, 13:14
Bank Rakyat Indonesia
Katadata

Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyambut baik penempatan dana dari Pemerintah Dalam Rangka Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Sebelumnya Menteri Keuangan RI Sri Mulyani menyampaikan bahwaempat Bank BUMN atau Himbara resmi mendapatkan kepercayaan penempatan dana dari pemerintah sebesar Rp 30 triliun sejalan dengan terbitnya aturan berkaitan dengan bantuan likuiditas perbankan.

 

Direktur Utama BRI Sunarso menyatakan penempatan ini akan memperkuat likuiditas BRI sehingga dapat mendukung penuh pemerintah dalam upayanya percepatan pemulihan ekonomi di Indonesia.

 

“BRI berkomitmen atas dana yang diterima tersebut akan mampu me-leverage ekspansi kredit setidaknya tiga kali untuk mendorong sektor riil, utamanya Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).,” imbuh Sunarso.

Bank Rakyat Indonesia
Bank Rakyat Indonesia (Katadata)

 

“Khusus BRI, misalkan kita dapat Rp 10 triliun maka harus ekspansi menjadi Rp 30 triliun, dan kami komit mencapai lebih dari itu. Kami punya target segmen UMKM yang mendukung sektor pangan, baik pertanian maupun pendukung industri pertanian. Demikian pula sektor distribusi dan fasilitas kesehatan. Fokus paling besar ke pangan,” ujarnya.

 

Di tengah kondisi yang menantang saat ini, tercatat likuiditas BRI masih berada pada kondisi yang ideal. Hal itu terlihat dari rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) BRI berada di kisaran 90% serta Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan Net stable funding ratio (NSFR) berada di atas batas minimum sebesar 100%.

Bank Rakyat Indonesia
Bank Rakyat Indonesia (Katadata)

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait