Jalan Terjal Perempuan Jadi Pengusaha

6 dari 10 pengusaha perempuan memulai bisnis mereka karena terpaksa. Mereka selalu terganjal masalah dukungan keluarga dan kesulitan izin usaha.
Image title
Diproduksi oleh Tim Publikasi Katadata
25 Januari 2019, 10:13

Riset yang dilakukan Ekonom Universitas Trisakti Profesor Tulus Tahi Hamonangan Tambunan, sekitar 60 persen responden pengusaha perempuan berwirausaha karena terpaksa.

Meski berwirausaha untuk bertahan hidup, mereka kurang mendapatkan dukungan dari keluarga atau suami. Hambatan lain yang tak kalah penting adalah sulitnya memperoleh izin usaha.

Kedua hambatan tersebut dialami lebih banyak pengusaha perempuan dibandingkan permasalahan finansial seperti akses permodalan. Kesulitan modal hanya dialami 12 persen pengusaha perempuan yang berwirausaha sebagai solusi bertahan hidup.

 

 

This article was produced in partnership with Investing in Women, an initiative of the Australian Government that promotes women’s economic empowerment in South East Asia.

Reporter: Tim Publikasi Katadata
Penulis: Tim Publikasi Katadata