Laba BCA dan BRI Tumbuh Paling Tinggi

Kinerja emiten perbankan pada kuartal I2014 diperkirakan melampaui ekspektasi analis Mengacu pada data Bank Indonesia BI pada Januari dan Februari 2014 lab
Image title
Oleh
21 April 2014, 11:48
katadata
KATADATA | Arief Kamaludin

KATADATA ? Kinerja emiten perbankan pada kuartal I-2014 diperkirakan melampaui ekspektasi analis. Mengacu pada data Bank Indonesia (BI), pada Januari dan Februari 2014 laba sejumlah bank dengan aset terbesar menunjukkan pertumbuhan yang signifikan.  

Tiga bank, yakni PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) tercatat bank dengan pertumbuhan laba tertinggi. Masing-masing sebesar 23 persen, 23 persen, dan 26 persen dibandingkan dua bulan pertama 2013.  

Dalam dua bulan pertama, laba BRI tercatat sebesar Rp 5,66 triliun. Bahkan pencapaian bank BUMN ini sudah melampaui estimasi analis untuk kuartal I-2014. Konsensus analis menargetkan, laba BRI pada kuartal I sebesar Rp 5,18 triliun. Ini artinya, laba BRI 480,8 miliar atau 9 persen lebih tinggi dari ekspektasi.  

Kemudian laba BCA selama dua bulan tercatat sebesar Rp 3,72 triliun. Pada kuartal I, Konsensus analis menargetkan laba BCA pada kuartal I sebesar Rp 3,91 triliun. Ini berarti, laba emiten ini hanya kurang 5 persen dari ekspektasi.  

Advertisement

Sementara BNI dalam dua bulan membukukan laba sebesar Rp 1,83 triliun dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,49 triliun. Namun, laba bank pertama yang berdiri pasca-Indonesia merdeka itu hanya 74 persen dari ekspektasi analis pada kuartal I senilai Rp 2,47 triliun.

laba bank 2013-2014

Di sisi lain, PT Bank Mandiri Tbk mencatatkan pertumbuhan laba yang paling rendah di antara bank-bank beraset terbesar lainnya. Laba Bank Mandiri pada periode Januari-Februari 2014 tercatat hanya tumbuh 9 persen dibandingkan periode sama 2013.  

Dalam dua bulan pertama 2014, laba Bank Mandiri sebesar Rp 4,19 triliun, dari tahun lalu sebesar Rp 3,84 triliun. Meski begitu, kinerja laba bank dengan aset terbesar di Indonesia tersebut masih sejalan dengan espektasi analis.  

Konsensus analis menargetkan pada kuartal I-2014, laba Bank Mandiri sebesar Rp 5,05 triliun. Artinya, laba Bank Mandiri selama dua bulan sudah mencapai 83 persen dari target.  

Menurut Robby Hafil, analis Trimegah Securities, Bank Mandiri berpotensi menambah pendapat dari segmen asuransi dan syariah. Sekitar 12-14 persen pendapatan Bank Mandiri berasal dari segmen ini. ?Kinerja Bank Mandiri tertinggal dari pertumbuhan laba bank-bank besar lainnya, tapi masih sejalan dengan ekspektasi,? dia dalam risetnya beberapa waktu lalu.

Reporter: Aria W. Yudhistira
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait