Nasional

11/2/2019, 09.39 WIB

Menguak Bisnis Hitam Batu Bara di Kalimantan Timur

Batu bara telah menjadi tulang punggung perekonomian Kalimantan Timur. Hampir 50 persen produk domestik regional bruto provinsi itu berasal dari batu bara, di samping minyak dan gas bumi.

Karena menguntungkan, aktivitas pertambangan merajalela. Ini ditunjukkan dari izin usaha pertambangan (IUP) yang diterbitkan. Secara nasional, Kalimantan Timur merupakan penerbit IUP terbesar.

Pertengahan November 2018, tim yang dipimpin Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo, memantau aktivitas transportasi batu bara di aliran Sungai Mahakam. Saat penelusuran, tim KPK menemukan dugaan kebocoran perdagangan batu bara.

Indikasi yang pertama, ada ponton berisi gunungan batu bara yang disembunyikan di balik pepohonan di pinggir sungai. Kedua, terdapat dermaga atau jetty tanpa nama yang menjadi penampungan batu bara ilegal.

  • Penanggung jawab
  • Koordinator
  • Editor

  • Penulis
  • Penyumbang Bahan


  • Analis
  • Riset dan Data


  • Multimedia
  • Video & Foto
  • Video Editor
  • Foto Editor
  • Grafis


  • Ilustrator
  • Desain Web
  • Programmer
  • Yura Syahrul
  • Muchamad Nafi
  • Metta Dharmasaputra
    Muchamad Nafi
  • Yuliawati
  • Yovanda
    Fariha Sulmaihati
    Dimas Jarot Bayu
  • Stevanny Limuria
  • Nenden S. Arum
    Jeany Hartriani
    Ika Rodhiah Putri
  • Aria Wiratma
  • Ajeng Dinar Ulfiana ,Yovanda
  • Muhamad Yana
  • Arif Kamaludin,Donang Wahyu
  • Cicilia Sri Bintang Lestari,
    Pretty Zulkarnain
    Nunik Septiyanti
  • Betaria Sarulina
  • Firman Firdaus
  • Bayu Mahdani
    Heri Nurwanto