Dini Apriliana
13 Juli 2021, 19:00

Video: WHO Ingatkan Bahaya Padukan 2 Vaksin Covid Berbeda

Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) menanggapi tren pencampuran dua dosis vaksin Corona Virus Desease 2019 atau COVID-19 di dunia. Beberapa negara seperti Korea Selatan (Korsel) berencana akan memberikan campuran dua dosis vaksin berbeda.

Dalam vaksinasi di Korsel, vaksinasi dosis pertama menggunakan AstraZeneca dan untuk dosis kedua menggunakan Pfizer. Selain Korsel, Kanada dan Spanyol juga mencampur dosis vaksin COVID-19.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Konten cek fakta ini kerja sama Katadata dengan Google News Initiative untuk memerangi hoaks dan misinformasi vaksinasi Covid-19 di seluruh dunia.

google news initiative x katadata

Cek juga data ini