Video selanjutnya
Menkomdigi Bantah Batasi Konten Karhutla di Medsos, Pemerintah Butuh Masukan
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid membantah pemerintah meminta platform digital membatasi atau menghapus konten kritik terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ia menegaskan, informasi mengenai karhutla justru penting sebagai masukan bagi pemerintah dalam menangani bencana.
Meutya juga mendorong platform digital agar lebih transparan dan bertanggung jawab terhadap algoritma yang menentukan bagaimana informasi menjangkau masyarakat.
Pernyataan ini muncul setelah Meta AI di Threads menyebut sejumlah pemblokiran akun demonstrasi dan konten kritik di Instagram berkaitan dengan permintaan hukum dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Isu tersebut memicu perbincangan warganet mengenai transparansi moderasi konten dan kebebasan menyampaikan kritik di ruang digital.
Di tengah perbedaan pernyataan tersebut, transparansi platform digital dan akses masyarakat terhadap informasi menjadi sorotan penting.
Bagaimana duduk perkara polemik Komdigi, Meta AI, dan konten kritik karhutla? Simak selengkapnya dalam laporan Katadata.
#Katadata
#MeutyaHafid
#Komdigi
#Karhutla
#MetaAI
#Instagram
#Threads #KebebasanBerekspresi #MediaSosial #BeritaTerkini #BeritaIndonesia
