Heri Purwoko
10 Agustus 2026, 10:24

Bagaimana Indonesia Memilih Mesin Pertumbuhan Ekonomi Berikutnya?

Kompetisi ekonomi dunia tidak lagi hanya berpusat pada pembangunan infrastruktur fisik konvensional, melainkan telah bergeser ke penguasaan teknologi masa depan. AI, semikonduktor, dan energi hijau kini memicu perlombaan investasi bernilai triliunan dolar yang melibatkan berbagai negara serta Sovereign Wealth Fund (SWF) global.

Sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia memiliki potensi luar biasa untuk mengambil peluang emas ini. Namun, transformasi dari sektor tradisional menuju ekonomi berbasis inovasi menjadi syarat mutlak agar kita tidak tertinggal.

Di titik krusial inilah Indonesia Investment Authority (INA) mengambil peran strategis. Memasuki tahun kelima operasionalnya pada 2025 dengan kelolaan aset menembus Rp 146,2 triliun, INA mulai merevolusi strategi investasinya—beralih dari infrastruktur fisik menuju sektor digital, pusat data, dan energi hijau agar sejajar dengan tren SWF dunia.

Saksikan selengkapnya di podcast terbaru Katadata: The Boardroom! Sebuah ruang diskusi interaktif bersama para petinggi C-Level untuk membedah advokasi kebijakan strategis di dunia bisnis. Setiap perspektif dan analisis yang kami sajikan juga diperkuat oleh data akurat yang didukung langsung oleh Databoks.

The Boardroom bisa disimak di YouTube channel Katadata Indonesia.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini