Guru Besar Kedokteran UGM Positif Corona Meninggal Dunia

Rektorat UGM akan menggelar do'a bersama untuk almarhum di Balairung dan memberikan upacara penghormatan.
Image title
Oleh Antara
24 Maret 2020, 09:07
guru besar UGM meninggal, positif corona, virus corona, covid 19
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.
Warga berjalan di samping karangan bunga dukungan untuk tenaga medis dan staf Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso di Jakarta, Sabtu (21/3/2020). .

Guru Besar Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM)  Iwan Dwiprahasto (58) meninggal dunia, Selasa (24/3) sekitar pukul 00.04 WIB. Iwan sebelumnya merupakan pasien positif virus corona atau Covid-19 yang menjalani perawatan isolasi di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito, Yogyakarta.

"Keluarga besar UGM merasa sangat berduka atas kepergian guru besar kami, sahabat kami, teman dan kolega yang sangat baik dan memiliki kontribusi yang luar biasa bagi UGM," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM Iva Ariani melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, hari ini, dikutip dari Antara.

(Baca: Guru Besar Epidemiologi Meninggal, UI Tunggu Hasil Periksa Covid-19 )

Rektorat UGM akan menggelar do'a bersama untuk almarhum di Balairung serta upacara penghormatan pukul 7.30 WIB dengan perwakilan keluarga. "Mohon untuk mendoakan almarhum dari tempat masing-masing dan keluarga juga meminta agar tidak mengirimkan karangan bunga," kata Iva.

Iwan menjalani perawatan di RSUP Dr Sardjito pada 15 Maret 2020 dan diisolasi dengan dugaan corona. Hasil tes swab menunjukkan Iwan positif corona, namun belum diketahui asal penularannya.

UGM mengumumkan hasil tes laboratorium atas persetujuan keluarga. "Atas persetujuan keluarga, UGM mengonfirmasikan atas nama rektor bahwa beliau (ID) sedang dalam perawatan di rumah sakit karena menderita Covid-19," kata Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni UGM Paripurna Poerwoko Sugarda, beberapa hari lalu.

(Baca: Diduga Terjangkit Virus Corona, Tiga Dokter Meninggal Dunia )

Kemarin, Guru Besar Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat UI Bambang Sutrisna meninggal dunia. Bambang merupakan salah satu dokter yang bekerja di RS Persahabatan, Jakarta dalam menangani pandemi corona atau Covid-19.

Universitas Indonesia masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk menentukan penyebab kematian Bambang. Beredar kabar, sebelum kematiannya, Bambang menderita sakit dengan gejala mirip corona.

Advertisement

Hingga kini Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengumumkan lima dokter di Indonesia meninggal dunia diduga akibat terjangkit virus corona.

Mereka yakni Hadio Ali, Djoko Judodjoko, Laurentius P, Adi Mirsa Putra dan Ucok Martin. Selain itu PB IDI melaporkan satu dokter yakni Toni D Silitonga meninggal akibat serangan jantung saat menyiapkan fasilitas kesehatan demi menghadapi virus corona.

Editor: Yuliawati
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait