Lion Air Hentikan Sementara Penerbangan ke Arab Saudi

Dalam penerbangan penjemputan, Lion Air akan melayani kurang lebih 13 ribu tamu jamaah.
Dimas Jarot Bayu
28 Februari 2020, 16:35
jamaah umrah, lion air, arab saudi hentikan umrah
Calon jamaah umrah gagal berangkat ke Arab Saudi di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (27/2/2020).

Lion Air resmi menghentikan sementara semua layanan penerbangan umrah dari 13 kota keberangkatan di Indonesia ke Arab Saudi. Penghentian penerbangan sebagai antisipasi penyebaran virus corona baru atau Covid-19, berlaku hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro mengatakan, penghentian penerbangan sementara ini sesuai dengan pemberitahuan resmi dari General Authority of Civil Aviation (GACA) Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia. Selain itu, mengikuti petunjuk surat Edaran Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara tentang Penghentian Sementara Rute Penerbangan ke Saudi Arabia.

"Lion Air tunduk dan melaksanakan seluruh aturan penerbangan internasional, regulator, dan ketentuan perusahaan dalam menjalankan operasional sesuai dengan standar operasional prosedur," kata Danang melalui rilis, Jumat (28/2).

(Baca: Menhub Jamin Maskapai Jemput Jamaah Umrah yang Terjebak di Arab Saudi)

Danang mengatakan, keputusan penghentian penerbangan sementara ini juga merupakan tindakan preventif dan proaktif guna mengutamakan keselamatan awak pesawat dan para tamu jamaah. Untuk itu, Lion Air meminta mitra dan agen penyelenggara umrah memberikan informasi penghentian penerbangan sementara tersebut kepada seluruh calon jamaah dari Indonesia.

Lion Air juga telah berkomunikasi dengan tamu jamaah yang sudah berada di Jeddah dan Madinah perihal proses kepulangan mereka ke Tanah Air. "Lion Air mempersiapkan penerbangan dari Indonesia yang membawa awak pesawat dan tanpa penumpang (ferry flight) guna penjemputan sesuai jadwal," kata Danang.

(Baca: Garuda akan Angkut Pulang Jamaah Umrah yang Masih Berada di Arab Saudi)

Advertisement

Dalam penerbangan penjemputan, Lion Air akan melayani kurang lebih 13 ribu tamu jamaah. Mereka saat ini berada di Bandar Udara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, Madinah dan Bandar Udara Internasional King Abdulaziz, Jeddah.

Untuk mengakomodasi penerbangan penjemputan, Lion Air mengoperasikan Airbus 330-300CEO yang berkapasitas 440 kursi dan Airbus 330-900NEO yang berkapasitas 436 kursi. "Semua armada telah dipersiapkan sesuai standar operasional prosedur, sudah menjalani pemeriksaan dan dinyatakan laik terbang," kata dia.

(Lihat: Foto: Mala Virus Corona, Jemaah Umrah Terlunta-lunta di Bandara)

Editor: Yuliawati
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait