Wuhan Diisolasi, RI Gandeng Australia dalam Proses Evakuasi WNI

Retno menjelaskan proses evakuasi terhambat karena saat ini pemerintah Tiongkok mengisolasi Wuhan.
Agatha Olivia Victoria
30 Januari 2020, 12:25
IDE katadata 2020, Retno Marsudi, IDE Katadata 2020
Katadata/Metta Dharmasaputra
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memberikan sambutan di acara pembukaan Indonesia Data and Economic (IDE) 2020 di Ballroom Kempinski, Jakarta Pusat, Kamis (30/1/2020).

Pemerintah berupaya segera mengevakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, pemerintah sedang berkoordinasi dengan Tiongkok dalam mengevakuasi WNI.

Retno menjelaskan proses evakuasi terhambat karena saat ini pemerintah Tiongkok mengisolasi Wuhan untuk menghentikan penyebaran virus corona. Untuk melobi pemerintah Tiongkok, RI menggandeng kerja sama dengan Australia yang juga sedang dalam proses evakuasi warga negaranya.

"Saya hampir tiap hari koordinasi dengan Menlu Australia tapi belum dapat evakuasi. Tapi kami akan terus belajar bagaimana dnegan cepat mengevakuasi masing-masing negara," kata Retno dalam Indonesia Data and Economic Conference (IDE 2020) yang diselenggarakan oleh Katadata di Grand Ballroom Kempinski, Jakarta, Kamis (30/1).

(Baca: Wabah Virus Corona Meluas, WHO Pertimbangkan Tetapkan Darurat Global)

Retno mengungkapkan, saat ini tercatat sudah lebih dari 243 WNI yang ada di Wuhan. Jumlah tersebut masih belum pasti karena masih ada kemungkinan WNI yang belum melaporkan keberadaannya.

Adapun Retno menjelaskan, jika evakuasi telah dilakukan, nantinya kewenangan akan beralih kepada Menteri Kesehatan. "Nanti setelah mereka sampai akan ada masa inkubasi selama 14 hari, lalu dari informasi yang saya dapat mereka akan dikarantina," kata dia.

Meski evakuasi belum dilakukan, dirinya menyebutkan bahwa hingga kini pemerintah terus mengirimkan bantuan kepada WNI yang terjebak di Wuhan. Bantuan tersebut berupa logistik yang kata dia baru saja dikirimkan kembali pada dua hari lalu untukpara WNI bertahan selama 11 hari.

(Baca: Para Peneliti Berpacu dengan Waktu Ciptakan Vaksin Virus Corona)

BNPB telah mengirimkan masker berkualitas baik sekitar 10 ribu buah yang dikirim ke Wuhan. Pengiriman telah mendapat izin dari Otoritas Tiongkok.

Retno mengungkapkan, virus corona yang ada sedang merebak saat ini sangat menyita energi dan perhatian dunia. "Sehingga mempengaruhi tingkat pertumbuham ekonomi dunia," kata dia.

Maka dari itu, ia menyampaikan bahwa pemerintah saat ini sedang menghitung seberapa besar dampak virus corona terhadap Indonesia. Selain itu, akan banyak kebijakan yang dikeluarkan agar virus corona tak menjangkit Tanah Air.

(Baca: Mari Elka Sebut Virus Corona Berdampak pada Pariwisata & Pedagangan)

Advertisement
Editor: Yuliawati
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait