Masjid Istiqlal Pertama Kali Direnovasi, Sedot Dana Rp 465 miliar

Jokowi melontarkan ide renovasi masjid Istiqlal secara keseluruhan sejak tahun lalu.
Image title
16 Mei 2019, 11:33
masjid istiqlal direnovasi
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Umat muslim berbuka puasa di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (7/5). Masjid Istiqlal akan m

Pemerintah tahun ini merenovasi Masjid Istiqlal untuk pertama kali sejak masjid terbesar se-Asia Tenggara tersebut dibangun pada 1978. Renovasi yang ditangani Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui PT Waskita Karya (Persero), dan manajemen kontruksi PT Virama menggunakan anggaran sebesar Rp 465 miliar yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian PUPR 2019-2020.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan rencana renovasi ini beranjak dari kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi yang didampingi oleh Presiden Joko Widodo pada Ramadan tahun lalu. Setelah kunjungan tersebut, Jokowi memutuskan perlunya renovasi secara keseluruhan agar meningkatkan penampilan dan fungsi Masjid Istiqlal.

Ia juga mengatakan bahwa persiapan renovasi telah dimulai sejak dua minggu lalu, dan ditargetkan rampung pada Maret 2020. "Ini baru persiapan kalau sudah dilakukan, semua marmer dan pilar akan dibersihkan," kata Basuki kepada wartawan di Jakarta, Kamis (16/5).

(Baca: Semarak di Istiqlal Menyambut Ramadan)

Basuki menyatakan Kementerian PUPR tidak akan mengubah struktur bangunan sehingga tidak menambah kapasitas Jemaah. Namun, akan menambah kapasitas area parkir menjadi 2.000 kendaraan.

Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal (BPPMI) KH Asep Saepudin mengatakan renovasi ini memliki tiga filosofi. Pertama, Hablum minallah. Dengan renovasi ini gedung utama beserta interior akan menjadi lebih baik. Kedua, Hablum minannas yakni masjid yang direnovasi untuk para jemaah akan menjadi lebih nyaman.

Ketiga, Habluminalam, yakni Masjid Istiqlal ini memliki perizinan yang lengkap, seperti perizinan lingkungan.

"Saya yakinkan pada warga negara Indonesia pecinta Masjid Istiqlal yang khas dari karya Insinyur Frederich Silaban tidak akan diubah," ujarnya.

Masjid Istiqlal merupakan bangunan monumental yang pembangunannya memakan waktu hingga 17 tahun sejak 1961. Masjid ini dibangun pada era pemerintahan Sukarno, dan selesai di era pemerintahan Soeharto pada 1978.

Advertisement

(Baca: Jokowi: Pengembangan Ekonomi Syariah Indonesia Masih Tertinggal Jauh)

 

Editor: Yuliawati
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait