Survei CSIS: Jokowi Rebut Kantong Suara Prabowo di Jabar dan Banten

Berdasarkan perolehan elektabilitas di daerah, Jokowi unggul di 8 wilayah dan Prabowo hanya dominan di satu daerah.
Yuliawati
28 Maret 2019, 15:07
Jokowi unggul di Jawa Barat dan Banten.
ANTARAFOTO | Puspa Perwitasari
Berdasarkan survei CSIS terbaru, Jokowi unggul di Jawa Barat dan Banten.

Lembaga Center for Strategic and International Studies (CSIS) membuat survei yang menunjukkan peta dukungan pasangan calon presiden berdasarkan wilayah. Pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul di seluruh wilayah Jawa mulai dari DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Sementara pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dominan di Sumatra.

Pada pilpres 2014, Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla (JK) unggul di empat provinsi, yakni Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Yogyakarta dengan memperoleh 40,65 juta suara. Sementara Prabowo yang berpasangan dengan Hatta Rajasa hanya unggul di dua provinsi, yaitu Jawa Barat dan Banten dengan 37,63 juta suara. 

Jawa merupakan wilayah yang penting dalam memenangkan pemilihan presiden. Pada Pilpres 2014, jumlah suara di enam provinsi di Pulau Jawa berkontribusi terhadap 58,6% dari total suara sah sebanyak 133,57 juta suara.

 

Advertisement

(Baca: Survei Konsepindo: Prabowo-Sandi Menang Tipis di Sumatra)

 

Berdasarkan hasil survei CSIS secara nasional, elektabilitas Jokowi-Maruf sebanyak 51,4% atau selisih 18,1% dari Prabowo yang mendapatkan dukungan 33,3%. 

Adapun untuk perolehan elektabilitas di daerah, CSIS membagi menjadi sembilan wilayah. Hasilnya, Jokowi unggul di 8 wilayah berbanding Prabowo di satu daerah.

Prabowo hanya unggul di wilayah Sumatera dengan elektabilitas 49,6%, sementara Jokowi di wilayah itu memperoleh 37,3%. Jokowi berhasil mendominasi di kantong suara Prabowo pada Pilpres 2014 yakni wilayah Jawa Barat-Banten. Di kawasan tersebut, elektabilitas Jokowi 47,4% atau unggul 5,3% dari Prabowo yang memperoleh 42,1%.

(Baca: Survei CSIS: Jokowi Unggul Jauh dari Prabowo, Hanya Kalah di Sumatera)

Hasil survei CSIS juga menunjukkan Jokowi menguasai DKI Jakarta sebanyak 38,8%, sementara Prabowo mendapatkan 30% suara. Untuk wilayah lain di Pulau Jawa, yakni Jawa Tengah dan Yogyakarta, Jokowi unggul dengan selisih 56,1%. Sementara di Jawa Timur, Jokowi unggul 26%.

Ada pun untuk kawasan Kalimantan, Jokowi unggul 30,8% dari Prabowo. Untuk kawasan Sulawesi, Jokowi memenangkan suara dengan selisih 10% suara.

Berikut elektabilitas pasangan calon berdasarkan wilayah:

1. DKI Jakarta
Jokowi-Ma'ruf: 38,8%
Prabowo-Sandiaga: 30,0%
Belum menentukan pilihan: 0%
Tidak jawab: 31,3%

2. Jawa Barat + Banten
Jokowi-Ma'ruf: 47,4%
Prabowo-Sandiaga: 42,1%
Belum menentukan pilihan: 1,0%
Tidak jawab: 9,5%

3. Jawa Tengah + Yogyakarta
Jokowi-Ma'ruf: 70,0%
Prabowo-Sandiaga: 13,9%
Belum menentukan pilihan: 0%
Tidak jawab: 16,1%

4. Jawa Timur
Jokowi-Ma'ruf: 49,1%
Prabowo-Sandiaga: 23,1%
Belum menentukan pilihan: 2,5%
Tidak jawab: 25,3%

5. Sumatra
Jokowi-Ma'ruf: 37,3%
Prabowo-Sandiaga: 49,6%
Belum menentukan pilihan: 1,5%
Tidak jawab: 11,6%

6. Kalimantan
Jokowi-Ma'ruf: 64,6%
Prabowo-Sandiaga: 33,8%
Belum menentukan pilihan: 0%
Tidak jawab: 1,5%

7. Sulawesi
Jokowi-Ma'ruf: 47,9%
Prabowo-Sandiaga: 37,9%
Belum menentukan pilihan: 2,9%
Tidak jawab: 11,4%

8. Nusa Tenggara Barat+ Nusa Tenggara Timur + Bali
Jokowi-Ma'ruf: 66,3%
Prabowo-Sandiaga: 24,8%
Belum menentukan pilihan: 2,0%
Tidak jawab: 6,9%

9. Maluku + Papua
Jokowi-Ma'ruf: 58,6%
Prabowo-Sandiaga: 27,1%
Belum menentukan pilihan: 0%
Tidak jawab: 14,3%

CSIS menggelar survei pada periode 15-22 Maret 2019 dengan margin of error kurang lebih minus 2,21% dengan tingkat kepercayaan 95%. Survei menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jumlah sampel 1.960 responden yang dipilih secara acak bertingkat mewakili 34 provinsi. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka menggunakan kuesioner.

 

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait