KPU Imbau Relawan Tak Saling Serang Selama Debat Capres 2019

Panitia penyelenggara pemilu hanya menyediakan atribut kipas yang dapat dibawa ke dalam ruangan.
Ameidyo Daud Nasution
17 Januari 2019, 19:26
Persiapan Debat Capres Sesi I 2019
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Lokasi debat pertama capres-cawapres Pilpres 2019 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (16/1/2019).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta para pendukung pasangan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor Joko Widodo - Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno tidak saling ejek saat debat berlangsung. Debat diharapkan berlangsung secara tertib dan kedua kelompok relawan tak saling terpancing.

Komisioner KPU Evi Novida Ginting menyatakan para relawan dilarang membawa atribut di luar ketentuan. Panitia penyelenggara pemilu hanya menyediakan atribut kipas yang dapat dibawa ke dalam ruangan.

"Kami yakin seluruh relawan yang ada sudah cukup matang menyaksikan debat," kata Evi di Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1).

(Baca juga: Sebelum Debat Jokowi-Maruf Doa Bersama, Sandiaga Buka Puasa)

Advertisement

Para politikus juga berharap debat berlangsung tanpa saling menyerang. Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Oesman Sapta Odang (OSO) meminta agar debat berlangsung secara intelek dan tanpa emosi.

Debat ditujukan untuk melihat gagasan dari kedua pasangan calon ketika nantinya memimpin Indonesia. "Harapan ke depan, masa depan kita, masa depan anak cucu kita, dan generasi muda," kata OSO.

Ketua DPR Bambang Soesatyo juga meminta agar para pasangan calon dapat tetap kompak dan menjaga rasa persatuan. Dia meminta para pasangan calon ketika debat tak saling melukai.

"Berikan gambaran akan dibawa kemana bangsa ini lima tahun ke depan," ujar Bambang. (Baca: Amankan Debat Capres, Aparat Siagakan 2.000 Personel)

Ada pun, Bambang meminta para pasangan calon nantinya tidak membahas satu per satu kasus ketika debat. Dia meminta masalah dibahas secara komprehensif.

KPU menyediakan tempat nonton bareng di halaman belakang kompleks Bidakara. Para relawan diharapkan dapat menggunakan fasilitas yang telah disediakan lantaran terbatasnya kapasitas dalam ruang debat utama. "Kalau di sini kan terbatas," kata Evi.

Debat perdana Pilpres 2019 dilakukan hari ini di Hotel Bidakara, Jakarta. Debat kali ini mengangkat tema hukum, hak asasi manusia (HAM), korupsi, dan terorisme.

Acara debat akan dipandu oleh moderator Ira Koesno dan Imam Priyono. KPU telah megatur mekanisme debat. "Semua ini sudah diatur tinggal kita ikuti jalannya debat," kata Evi.

Debat terbagi menjadi enam segmen, yakni penyampaian visi-misi, saling bergiliran menjawab pertanyaan yang diberikan oleh panelis. Selanjutnya para kandidat akan saling melempar pertanyaan dan tanggapan. Terakhir, pernyataan penutup dari para kandidat.

Kepolisian menyiapkan 2.000 personel untuk mengamankan jalannya debat calon presiden (capres)-calon wakil presiden (cawapres) malam ini. Petugas membentuk sistem pengamanan empat ring di area kawasan debat di wilayah Bidakara, Pancoran.

Kapolres Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Indra Jafar mengatakan, pengamanan ring satu berada di dalam Hall Birawa tempat berlangsungnya debat. Adapun ring kedua dan ketiga berada di bawah Hall dan pelataran Bidakara. Untuk pengamanan ring empat akan ada petugas yang berjaga di jalan raya di luar Bidakara.

(Baca: Jelang Debat, Yusril Bantu Pendalaman Materi di Tim Jokowi-Ma'ruf)

Reporter: Ameidyo Daud Nasution
Editor: Yuliawati
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait