Dukungan Anak Gus Dur Buat Tim Jokowi-Maruf Optimistis Menang Pilpres

Yenny mendukung Jokowi dengan alasan calon presiden tersebut memiliki kemiripan dengan Gus Dur.
Dimas Jarot Bayu
26 September 2018, 21:14
Yenny Wahid
ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo
Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid memberikan paparan saat seminar dan sosialisasi rekomendasi kebijakan mempromosikan kerukunan sosial keagamaan di Jakarta, Senin (28/11).

Putri mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid (Yenny Wahid) memberikan dukungan kepada pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin.  Pendukung Jokowi-Maruf menilai dukungan ini semakin menguatkan potensi kemenangan di Pilpres.

"Kami berharap, dukungan demi dukungan sebagai bagian dari kerja kampanye dari para tokoh, termasuk Yenny Wahid, sangat positif. Kami sangat mengapresiasi," kata Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto, di kantor DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta, Rabu (26/9) seperti dikutip dari Antara.

(Baca juga: Yenny Wahid Berlabuh Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin)

Hasto mengatakan, sumbangan dari suara Gus Durian akan berpengaruh besar dalam meningkatkan elektabilitas Jokowi-Maruf. Dari hasil survei terakhir Indikator Politik Indonesia (Indikator) yang dirilis hari ini, Jokowi-Ma'ruf Amin memiliki elektabilitas 57,7% dan Prabowo-Sandi 32,3%.  

Advertisement

Yenny mendukung Jokowi dengan alasan calon presiden tersebut memiliki kemiripan dengan ayahnya. Keduanya memiliki kepribadian yang sederhana, namun memiliki segudang prestasi.

"Dua-duanya berpikir dan bertindak sederhana, namun kaya dalam karya," kata Yenny di Rumah Pergerakan Gus Dur di Jakarta, hari ini.

Yenny mengatakan, ayahnya merupakan sosok sederhana, namun mampu menghadirkan keadilan sosial. Gus Dur menjadi tokoh yang tak membeda-bedakan agama, keyakinan, warna kulit, ras, gender. "Maupun status sosial dari rakyat yang dipimpinnya," kata Yenny.

(Baca juga: Dua Pengusaha Muda Perkuat Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin)

Seperti Gus Dur, Jokowi dianggap sebagai pemimpin yang menghadirkan keadilan sosial. Jokowi dinilai mampu menghadirkan layanan pendidikan, kesehatan, maupun akses konektivitas bagi mereka yang dulunya tak terjamah. Karenanya, Yenny memutuskan untuk mendukung Jokowi dalam Pilpres 2019.

Yenny mengatakan, diperlukan pemimpin yang bekerja keras dan mau mendengar suara rakyat. Dia juga mengimingi pemimpin yang tidak berjarak dengan masyarakat.

"Dengan ini kami menyatakan mendukung pasangan nomor 01. Biidznillah, Presiden Jokowi akan kembali memimpin Indonesia," kata Yenny.

(Baca pula: Perbandingan Visi Misi Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi)

Yenny menyebutkan, dukungannya mewakili sikap politik keluarga Gus Dur. Dengan demikian, maka sembilan organisasi politik yang tergabung dalam Konsorsium Kader Gus Dur otomatis juga bakal mendukung Jokowi-Ma'ruf.

Sembilan organ politik itu, yakni Barikade Gus Dur, Forum Kiai Kampung Nusantara, Garis Politik Almawadi Alumni Mahasiswa Timur Tengah, Gerakan kebangkitan Nusantara.

Kemudian, Satuan Mahasiswa Nusantara (Samara), Millenial Political Movement, Komunitas Santri Pojokan, Jaringan Perempuan untuk NKRI, dan Forum Profesional Peduli Bangsa. 

 

Editor: Yuliawati
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait