Jokowi Pertimbangkan Tokoh Muda Jadi Calon Ketua Tim Kampanye Nasional

Penentuan calon ketua tim kampanye merupakan hak prerogatif Jokowi.
Dimas Jarot Bayu
Oleh Dimas Jarot Bayu
27 Agustus 2018, 11:43
Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi dengan Presiden Jokowi
(Agus Suparto/Istana Negara)
Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi dengan Presiden Jokowi, Selasa (31/7/2018) di Istana Bogor.

Bakal calon presiden Joko Widodo (Jokowi)  hingga sekarang masih menggodok calon ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) di pemilihan presiden 2019. Jokowi mempertimbangkan memilih calon ketua tim kampanye yang berasal dari kalangan muda atau berusia di bawah 50 tahun.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Arsul Sani menyatakan saat ini Jokowi tengah mempertimbangkan beberapa nama calon ketua tim kampanye berusia di bawah 50 tahun. Antara lain Ketua Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC) Erick Thohir dan presenter Najwa Shihab.

"Saya kira dari sisi usia, baik yang terkategori muda di bawah 50 tahun atau yang tua di atas 50 tahun sama-sama sedang dipertimbangkan Pak Jokowi," kata Arsul ketika dihubungi Katadata.co.id, Senin (27/8).

(Baca juga: Jokowi dan Sandi Saling Berebut Suara Milenial di Pilpres 2019)

Wakil Sekretaris TKN Raja Juli Antoni menyatakan sampai saat ini belum pernah ada pembahasan di Koalisi Indonesia Kerja (KIK) terkait beberapa sosok muda yang digadang masuk bursa calon ketua TKN. "Di rapat belum dibicarakan soal dua nama itu (Erick dan Najwa)," kata Raja.

KIK sendiri bakal menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi terkait pemilihan calon ketua tim kampanye. Tugas KIK hanya menyediakan personel-personel dari struktural partai untuk masuk di jajaran TKN.

Ada pun, posisi vital seperti calon ketua tim kampanye merupakan hak prerogatif Jokowi. Menurut Arsul, Jokowi tentu punya pertimbangan yang tepat dalam memilih calon ketua TKN.

"Biarlah semua aspek pertimbangannya termasuk soal milenial itu menjadi porsi beliau," kata Arsul.

(Baca juga: CEO Go-jek dan Bukalapak Diajak Gabung Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf)

Selain posisi calon ketua, Jokowi dan KIK berkecenderungan merekrut para profesional muda untuk mendukung pasangan petahana. Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding mengatakan mereka telah mengajak CEO Go-Jek Nadiem Makarim, CEO Bukalapak Achmad Zaky, dan CEO Upnormal Rex Marindo.

Karding mengatakan, para profesional muda tersebut diajak bergabung agar Jokowi-Ma'ruf dapat semakin menggaet suara generasi millenial atau para pemilih yang lahir antara tahun 1980 sampai 2000.

Para CEO tersebut dianggap sebagai sosok yang memiliki reputasi dan rekam jejak baik di kalangan generasi millenial. "Mereka punya reputasi dan memberi motivasi tersendiri sama generasi millenial," kata Karding di Media Center TKN Jokowi-Ma'ruf di Jakarta, Jumat (24/8).

Jokowi memberikan perhatian pada kalangan muda karena jumlah pemilih muda yang cukup signifikan. Berdasarkan data Saiful Mujani Research Center (SMRC) pada Desember 2017, jumlah generasi milenial dengan rentang umur 17-34 tahun mencapai 34,4% dari jumlah masyarakat Indonesia sebesar 265 juta.

Sementara itu, KPU memprediksi jumlah pemilih muda saat ini diperkirakan mencapai 70-80 juta atau 35-40% dari 139 juta pemilih.

Editor: Yuliawati

Video Pilihan

Artikel Terkait