Demokrat Tak Akan Halangi Pengunduran Diri TGB

Demokrat pun berharap TGB mendapatkan hasil terbaik atas pilihannya mengundurkan diri.
Dimas Jarot Bayu
24 Juli 2018, 13:57
Gubernur NTB TGB Zainul Majdi
ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
Gubernur NTB TGB Zainul Majdi (kedua kiri) bersama Mensos Idrus Marham di Puskesmas Sekotong, Lombok Barat, NTB, Kamis (21/6/2018).

Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan, partainya tak akan menghalangi pengunduran diri Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majdi atau akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB). Demokrat bakal segera memproses pengunduran diri TGB.

"Demokrat tentu tidak mungkin menahan beliau," kata Ferdinand ketika dihubungi Katadata.co.id, Selasa (24/7).

Menurut Ferdinand, Demokrat memahami pengunduran diri TGB dengan alasan karena perbedaan sikap politik TGB dengan Demokrat. Perbedaan ini bermula dari sikap TGB yang menyatakan dukungannya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melanjutkan kepemimpinannya.

Sementara, Demokrat hingga saat ini belum memberikan sikap resmi terkait dukungan politik dalam Pilpres 2019.

(Baca juga: Buntut TGB Dukung Jokowi, Sanksi Demokrat dan Potensi Pindah Partai)

Ferdinand menyatakan partainya tak bermasalah jika TGB memiliki sikap pribadi untuk mendukung Jokowi. "Salahnya menyampaikannya mendahului sikap partai yang belum bersikap resmi dalam politik," kata Ferdinand.

Demokrat pun berharap TGB mendapatkan hasil terbaik atas pilihannya mengundurkan diri. Ferdinand meyakini jika TGB merupakan sosok yang cukup kompeten dan kapabel untuk berkarir di tingkat nasional.

"Kami berdoa yang terbaik bagi TGB," kata dia.

Pengunduran diri TGB dari Demokrat sebelumnya diketahui pada Senin (23/7). Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Rachland Nashidik mengatakan, TGB melayangkan surat pengunduran diri tersebut kepada Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan) Demokrat.

Rachland mengatakan, Demokrat menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas peran TGB selama ini. Apalagi TGB menjabat sebagai Ketua DPD Partai Demokrat NTB.

"Kami mendoakan status beliau sekarang yaitu sebagai ulama nonpartai akan memberi beliau jalan ke arah politik yang lebih baik untuk dipilih sebagai salah satu cawapres Pak Jokowi," kata Rachland seperti dikutip Antaranews.com.

(Baca juga: Kans TGB, Moeldoko & Anies di Bursa Cawapres Jokowi)

Hingga kini belum ada kejelasan partai yang menjadi pelabuhan TGB selanjutnya. Sebelumnya, Ketua Umum Golkar AirlanggaHartarto memberikan sinyal membuka pintu buat TGB bergabung dengan partainya.

Airlangga menyatakan, TGB dapat memberikan dukungan kepada Jokowi melalui Partai Golkar. “Beliau akan mendukung dari Partai Golkar,” kata Airlangga pada Senin (9/7).

Namun, Airlangga enggan menjelaskan lebih lanjut mengenai sinyal perpindahan TGB ini. Pria yang juga menjabat sebagai Menteri Perindustrian tersebut juga menyatakan telah berkomunikasi dengan TGB.

Airlangga tidak menyebut apa saja hal yang dibahas dengan kader Partai Demokrat tersebut. "Itu bagus karena TGB punya basis suara," kata Airlangga.

Editor: Yuliawati

Video Pilihan

Artikel Terkait