Anak, Cucu dan Cucu Mantu Soeharto Jadi Caleg di Partai Berkarya

Partai Berkarya menargetkan memperoleh 80 kursi di dewan.
Dimas Jarot Bayu
18 Juli 2018, 16:56
Tommy Soeharto
ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha
Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto (ketiga kiri) saat pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) III Partai Berkarya di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (10/3/2018).

Sederet anggota keluarga Presiden RI ke-2 Soeharto mencalonkan diri sebagai anggota legislatif melalui Partai Berkarya. Partai Berkarya yang berdiri 2016 ini dipimpin oleh Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto yang merupakan anak ke-5 Soeharto.

Tommy akan mencalegkan diri untuk daerah pemilihan Papua. Selain Tommy, anggota keluarga Cendana lain yang akan mencalegkan diri melalui Partai Berkarya, yakni Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto.

Titiek yang menjadi Ketua Dewan Pertimbangan Berkarya direncanakan maju oleh Berkarya melalui dapil Yogyakarta. Sebelum di Partai Berkarya, Titiek sempat menjadi politisi senior dari Partai Golkar. Dia beralih lantaran partai berlambang beringin itu mendukung Presiden Joko Widodo dalam Pilpres 2019.

(Baca juga: Tommy Soeharto Gaet Petinggi Golkar Jadi Sekjen Partai Berkarya)

Advertisement

Selain anak, cucu Soeharto yang bakal maju pencalegan yakni Retnosari Widowati Harjojudanto atau Eno Sigit. Sebelum bergabung dengan Partai Berkarya, Eno merupakan pengurus DPP Gerindra.

Selain itu, dua orang mantu putri pertama Soeharto, Siti Hardijanti Rukmana atau sering dikenal dengan nama Mbak Tutut, ikut mencalonkan diri. Mereka adalah Muhammad Ali Reza dan Raslina Rasyidin.

"Ali Reza akan menjadi caleg untuk dapil Jakarta Timur, dan Raslina untuk dapil Jawa Barat 3," kata Ketua DPP Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang kepada Katadata.co.id, Rabu (18/7).

Ali Reza merupakan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Berkarya DKI Jakarta yang dilatik sejak 2 Juni 2018 lalu. Sebelum hijrah ke Partai Berkarya, Ali Reza bergabung dengan Golkar. Sementara itu Raslina merupakan artis yang menjadi istri dari Indra Surya Winata Kowara, adik dari Indra Rukmana.

(Baca juga: Menakar Mimpi Besar Tommy Soeharto Jadi Capres di Pemilu 2019)

Menurut Sekjen Berkarya Priyo Budi Santoso, diturunkannya anggota keluarga Cendana sebagai caleg karena masih ada kerinduan masyarakat terhadap masa pemerintahan Soeharto ketika Orde Baru. Masyarakat, lanjut dia, masih bersuka cita menyambut anggota keluarga Soeharto yang maju dalam Pileg 2019.

Selain anggota keluarga Cendana, Berkarya juga merekrut tokoh-tokoh nasional lainnya untuk maju sebagai caleg. Tak terkecuali Priyo yang sempat menjadi Wakil Ketua DPR dari Partai Golkar.

Priyo direncanakan maju melalu dapil Jawa Timur I. "Selain kami bertiga ada sederet tokoh-tokoh nasional yang kalau saya umumkan sudah tentu sangat panjang," kata dia.

Partai Berkarya sendiri mendaftarkan 575 caleg dari 80 dapil dalam Pileg 2019. Berkarya berencana menggunakan strategi tagar #2019GantiDPR untuk memenangkan Pileg 2019. "Kami tdak ragu-ragu untuk memviralkan #2019GantiDPR," kata Priyo.

Badaruddin menambahkan Partai Berkarya memiliki target memenangkan satu caleg di tiap dapil. "Sehingga nantinya kami memiliki 80 anggota dewan," kata Badaruddin yang mendaftar untuk dapil Sulawesi Selatan 3.

Untuk menarik perhatian publik, Partai Berkarya juga mengikutsertakan beberapa orang artis di antaranya Andi Arsyil Rahman, Sultan Djorghi, Paramitha Rusady, Annisa Trihapsari, dan Doni Kusuma.

Editor: Yuliawati
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait