Tampung Tambahan Penerbangan, Dua Bandara Beroperasi 24 Jam

Dua bandara beroperasi 24 jam yakni Bandara Ahmad Yani di Semarang dan Bandara Adi Sutjipto di Yogyakarta.
Ameidyo Daud Nasution
14 Juni 2018, 14:01
Bandara Ahmad Yani
ANTARA FOTO/Aji Styawan
Sejumlah penumpang berjalan di area parkir pesawat saat tiba di Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Senin (11/6). Menurut hasil rekapitulasi Posko Lebaran Ahmad Yani, jumlah penumpang yang datang dan pergi dari H-8 hingga H-5 Lebaran pada Minggu (10/6) kemarin tercatat mencapai 64.591 penumpang atau meningkat 17.120 penumpang dibandingkan dengan waktu yang sama pada arus mudik tahun 2017.

Kementerian Perhubungan memutuskan untuk memperpanjang jam operasional dua bandara hingga 24 jam selama periode mudik lebaran. Dua bandara tersebut yakni Bandara Ahmad Yani di Semarang dan Bandara Adi Sutjipto di Yogyakarta.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso mengatakan pemberlakuan operasional 24 jam berlaku hingga 25 Juni mendatang. Perpanjangan  jam operasi sebagai antisipasi kedua bandara akan menampung penerbangan tambahan (extra flight).

Apalagi bandara Semarang dan Yogya bersama dengan Surabaya dan Solo paling banyak menerima penerbangan tambahan. "Penerbangan ekstra pasti dilakukan pada jam yang tidak biasa," kata Agus dalam keterangan resmi Kemenhub, Kamis (14/6).

(Baca juga: Pemudik Jalur Pesawat Diprediksi Meningkat 11% dari Tahun Lalu)

Advertisement

Pada hari biasa, jam operasional Bandara Ahmad Yani dibuka mulai pukul 05.00 WIB hingga 21.00 WIB. Sedangkan Bandara Adi Sutjipto memiliki waktu operasi sedikit panjang yakni 05.00 WIB hingga 24.00 WIB. Agus juga meminta Maskapai, Angkasa Pura I selaku operator, dan AirNav Indonesi mengantisipasi pemberlakukan operasi 24 jam.

"Saya minta operator secara ketat melaksanakan prosedur standar operasi yang sudah ditetapkan," kata Agus.

Dia juga mengatakan dukungan personel dan Sumber Daya Manusia (SDM) di lapangan akan membantu prosedur operasi yang baik. Selain itu Agus meminta operator meningkatkan pelayanan pada waktu kritis seperti tengah malam.

Agus menyarankan penumpang dijemput sanak saudara apabila melanjutkan perjalanan malam. Namun kalau pun tidak dijemput, pemudik dapat bertahan di bandara terlebih dahulu. "Tak usah khawatir, bandara di Indonesia standarnya sudah bagus," kata dia.

(Baca juga: Kemenhub Pastikan Tak Ada Kenaikan Tarif Batas Bawah Pesawat)

Reporter: Ameidyo Daud Nasution
Editor: Yuliawati
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait