Prabowo Bakal "All Out" Dongkrak Suara Sudrajat-Syaikhu di Jabar

Pertarungan pemilihan gubernur Jawa Barat diperkirakan cukup berat.
Dimas Jarot Bayu
1 Maret 2018, 20:29
Sudrajat - Ahmad Syaikhu
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, bersama dengan Presiden PKS Sohibul Iman (kiri), Sekjen PAN Eddy Soeparno (kedua kanan), Ahmad Heryawan dan pasangan Cagub-Cawagub Jabar Sudrajat (kedua kiri) - Ahmad Syaikhu (ketiga kanan) di Jakarta, Kamis (1/3).

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyatakan menyatakan akan terjun langsung mengunjungi berbagai daerah di Jawa Barat. Langkah ini sebagai strategi kampanye memenangkan pasangan calon Sudrajat-Ahmad Syaikhu di pemilihan gubernur Jawa Barat.

"Saya sudah merencanakan akan mendatangi Jawa Barat. Sebanyak mungkin Kabupaten kota saya akan kunjungi," kata Prabowo di kediamannya, Jakarta, Kamis (1/3).

Menurut Prabowo, upayanya tersebut dilakukan karena dirinya berstatus sebagai penduduk Jawa Barat. Alasan lainnya karena Prabowo besar di Jawa Barat.

"Waktu jadi prajurit hampir bisa dikatakan seluruh pengabdian di Jawa Barat. Saya dulu di pasukan Kujang, sekolahnya di Jawa Barat, sekolah militernya di Bandung, Batujajar. Jadi saya punya utang kepada rakyat Jawa Barat," kata Prabowo.

Advertisement

(Baca juga: Survei Pilgub Jabar, Ridwan Kamil-Uu dan Deddy-Dedy Bersaing Ketat)

Prabowo menyadari saat ini persaingan Sudrajat-Syaikhu dengan kontestan lainnya cukup berat. Kendati, dia optimistis pemetaan terhadap kontestasi di Pilkada Jawa Barat berjalan baik.

Presiden PKS Sohibul Iman menilai, dengan pemetaan yang dilakukan dia yakin jika Sudrajat-Syaikhu memiliki potensi yang bisa ditingkatkan. ALhasil, Sohibul optimistis keduanya mampu mendapatkan elektabilitas di atas 40% dalam Pilkada Jawa Barat.

"Walaupun hari ini (Sudrajat-Syaikhu) masih pada posisi yang mungkin belum kami harapkan, belum posisi tertinggi, tapi kami melihat bahwa pasangan ini memiliki potensi yang sangat luar biasa," kata Sohibul.

Adapun, Sohibul mengatakan 70% kampanye yang akan dilakukan untuk Sudrajat-Syaikhu bersifat positif. Kampanye tersebut akan mengedepankan keunggulan Sudrajat-Syaikhu dibandingkan pasangan calon lainnya.

"Adapun sisanya ya kami juga tentu nanti bisa memberikan gambaran kepada publik tentang kelemahan-kelemahan lawan yang sesuai dengan faktanya," kata Sohibul.

(Baca juga: Uji Ketangguhan PKS di Pilgub Jawa Barat)

Berdasarkan hasil survei Cyrus Network pada 16-22 Januari 2018, pasangan  Sudrajat-Ahmad Syaikhu tertinggal di belakang Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ullum dan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi. 

Ridwan-Uu sementara ini mendapatkan 45,9% suara pemilih dan Deddy-Dedi mendapatkan angka elektablitas 40,9%. Sementara, pasangan Sudrajat-Syaikhu dan TB Hasanudin-Anton Charliyan masing-masing baru mendapatkan dukungan sebesar 5% dan 2,5%.

Cyrus Network mengadakan survei yang melibatkan 1000 responden di seluruh Jawa Barat. Survei dilakukan melalui metode multistage random sampling dengan margin of error +/- 3,1% dan tingkat kepercayaan 95%. Quality control dilakukan terhadap 20% sampel yang ada.

 

Editor: Yuliawati
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait