Persiapan Pilgub Jabar, Prabowo Bertemu Pimpinan PKS dan PAN

Pasangan calon kepala daerah Jawa Barat Sudrajat - Ahmad Syaikhu tampak hadir dalam pertemuan.
Dimas Jarot Bayu
1 Maret 2018, 14:39
Sudirman Said
ANTARA FOTO/Reno Esnir
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) saat bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri), Bakal Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said (kedua kanan) di Jakarta, Rabu (13/12).

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan para pimpinan partai koalisi dalam pemilihan gubernur Jawa Barat, seperti Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN). Pertemuan tersebut dilakukan di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara Nomor IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (1/3).

Dalam pertemuan tersebut, hadir Presiden PKS Sohibul Iman, Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno, Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Sekretaris Jenderal DPP Gerindra Ahmad Riza Patria, serta pasangan calon kepala daerah Jawa Barat Sudrajat - Ahmad Syaikhu. Pertemuan berlangsung tertutup.

Fadli mengatakan, pertemuan seperti itu merupakan hal yang biasa dilakukan koalisi partai. Salah satunya membahas pemetaan yang dihadapi selama proses Pilkada berlangsung.

"Sudah sering dalam rangka menjajaki berbagai macam tantangan ke depan," kata Fadli di Jakarta, Kamis (1/3).

Advertisement

(Baca juga: Survei Pilgub Jabar, Ridwan Kamil-Uu dan Deddy-Dedy Bersaing Ketat)

Selain itu, pertemuan juga akan dilakukan untuk membahas Pilpres 2019. Kendati, Fadli menyebutkan bahwa fokus saat ini menghadapi Pilkada. Sebab, ketiga partai tak hanya berkoalisi dalam Pilkada Jawa Barat, melainkan juga di Jawa Tengah dan beberapa daerah lain.

"Kami sama-sama sepakat akan hadapi yang paling depan ini adalah pilkada karena banyak koalisi antara Gerindra, PAN, PKS. Kan cukup banyak (koalisi) di Jawa Barat, di Jawa Tengah," kata Fadli.

Adapun, Fadli menilai selama ini komunikasi antara PKS dan PAN cukup positif. Karenanya, dia menilai peluang ketiga partai itu untuk kembali berkoalisi dalam Pilpres 2019 cukup terbuka.

"Saya kira sejauh ini sangat positif ya, sangat terbuka. Artinya opsi itu terus terbuka," kata Fadli.

(Baca juga: Uji Ketangguhan PKS di Pilgub Jawa Barat)

Editor: Yuliawati
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait