Sosok Pendamping Gus Ipul Dianggap Penentu Kemenangan Pilgub Jatim

Dimas Jarot Bayu
9 Januari 2018, 07:58
Tri Rismaharini (Risma)
ANTARA FOTO/Didik Suhartono
Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (kiri) berbincang dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (kedua kanan) di depan Graha Antara Jalan Kombes Pol M Duryat, Surabaya,Jawa Timur, Rabu (13/12/2017).

Pengamat politik Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya menilai calon gubernur petahana Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) memiliki potensi besar memenangkan pemilihan gubernur Jawa Timur. Namun, kemenangannya akan ditentukan calon wakil gubernur, yang hingga kini masih kosong. PDIP sebagai partai pendukung belum memutuskan sosok yang menjadi calon pendamping Gus Ipul, setelah Bupati Banyuwangi Azwar Anas mengundurkan diri.

Lebih lanjut Yunarto mengatakan, jika pendamping Gus Ipul biasa saja, dia menilai pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak akan mendapat momentum perolehan elektoral.

"Kalau yang dijadikan calon wakil sosok yang biasa saja, tidak terlalu memiliki pengaruh untuk menyolidkan basis PDIP, menurut saya Khofifah akan mendapat momentum lebih besar," kata Yunarto dihubungi Katadata, Senin (8/1).

(Baca: PKB Sambut Baik Wacana Risma Gantikan Azwar Anas di Pilgub Jatim)

Hal senada juga disampaikan Direktur Program SMRC Sirojuddin Abbas. Sirojuddin menilai kontestasi politik di Jawa Timur akan menjadi ketat lagi jika Gus Ipul dengan PDIP bisa memilih calon wakil gubernur yang dihormati basis pemilih di daerah Matraman.

Basis pemilih Matraman alias sisi Barat Jawa Timur, mulai Jombang, Madiun, Nganjuk, Ponorogo, Ngawi, Trenggalek, sampai Pacitan identik dengan kultur Jawa yang kuat atau biasa disebut abangan. Sementara, basis pemilih di wilayah Madura dan Tapal Kuda, yakni Pasuruan, Bondowoso, Probolinggo, Jember, sampai Banyuwangi identik dengan basis pemilih relijius dari kalangan santri dan kiai.

"Butuh penggantinya yang lebih benar 'merah'nya. Jika tidak, Bu Khofifah yang lebih diuntungkan oleh keadaan itu (pengunduran diri Azwar)," kata Sirojuddin.

(Baca: Duet Khofifah-Emil Dardak di Pilkada Jatim Diusung Golkar dan Demokrat)

PDIP masih menjaring sejumlah nama untuk menggantikan Anas sebagai calon wakil gubernur Jawa Timur. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, partainya telah mendapatkan rekomendasi nama dari para kiai di Jatim sebagai pengganti Anas. Anas mundur pada Sabtu (6/1) lalu setelah beredar foto mirip dirinya bersama seorang perempuan.

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar juga telah menyerahkan nama pengganti kepada PDIP. Rencananya, pengumuman dari PDIP terkait sosok yang akan diusung sebagai pendamping Gus Ipul akan disampaikan pada Selasa (9/1).

(Baca: Diusung Golkar Jadi Cagub Jabar, Deddy Mizwar Diminta Dukung Jokowi)

Sementara itu, kosongnya calon pendamping Gus Ipul membuat Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Amanat Nasional (PAN) bermanuver mendekati Gus Ipul.

Ketiga partai ini menyiapkan kadernya masing-masing menjadi calon wakil gubernur Jawa Timur. "Iya betul (menyiapkan calon wakil gubernur Jawa Timur untuk Gus Ipul)," kata Presiden PKS Sohibul Iman kepada Katadata, Senin (8/1) malam.

Sohibul mengatakan, PKS menyiapkan Bupati Brojonegoro Suyoto untuk menjadi calon wakil gubernur. PAN menawarkan anggota DPR Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio). Sementara, Gerindra menawarkan Gus Ipul nama Laksamana Madya TNI (Purn) Moekhlas Sidik sebagai calon wakil gubernurnya.

"Kami serahkan kepada Gus Ipul untuk memilih yang paling cocok dengannya," kata Sohibul. (Baca: Pidato Politik Awal 2018, SBY Puji Jokowi & Minta Aparat Hukum Netral)

Editor: Yuliawati
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait