Menhub: Tambahan Penerbangan di Bandara Soekarno Hatta Sesuai Standar

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menganggap penambahan pergerakan pesawat di Soekarno Hatta masih sesuai standar. Bandara Soekarno Hatta masih memungkinkan ditambah 80 penerbangan per jam.
Ameidyo Daud Nasution
31 Juli 2017, 23:18
Bandara Soekarno Hatta
ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Petugas memeriksa tiket di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Senin (19/6).

Para petugas pengawas lalu lintas penerbangan atau air traffic controller (ATC) protes dengan kebijakan pemerintah yang menambah pergerakan pesawat terbang di Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Wakil Ketua Indonesia Air Traffic Controllers Association (IATCA), Andre Budi, mengatakan penambahan penerbangan berpotensi membahayakan keamanan penerbangan. "Berpotensi terjadinya kecelakaan dan pesawat mengalami penundaan penerbangan atau delay," kata Andre kepada Katadata, Senin (31/7).

Andre mengatakan kapasitas penerbangan di Bandara Soekarno Hatta diatur dalam Instruksi Menteri Nomor 8 Tahun 2016 yang mengizinkan penambahan hingga 76 pesawat per jam. (Baca: Landasan Bandara Halim Terkelupas, Banyak Penerbangan Tertunda)

Andre mengatakan para petugas ATC mampu memandu penambahan hingga 76 pesawat, namun apabila lebih dari itu akan kewalahan. Dia mengatakan kemampuan kru selama tiga menit memandu dua pesawat, yakni satu yang akan lepas landas dan satu yang akan mendarat.

Namun, praktiknya penambahan pergerakan pesawat lebih dari 76. Andre mencatat pada 29 Juni pukul 10.00-10.59 WIB peningkatan pergerakan pesawat hingga 84 penerbangan per jam. IATC ini kemudian melaporkan temuan kelebihan penambahan pergerakan pesawat ke kantor pusat AirNav Indonesia.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menganggap penambahan pergerakan pesawat di Soekarno Hatta masih sesuai standar. Bandara Soekarno Hatta masih memungkinkan ditambah 80 penerbangan per jam. "Artinya (saat pergerakan 84 penerbangan pesawat per jam), tambahan empat penerbangan dalam satu hari," kata Budi.

Belakangan, bandara di Cengkareng itu makin bertambah padat dengan penambahan 159 penerbangan haji yang dialihkan ke Soekarno Hatta dari Halim Perdanakusuma. "Sudah sesuai (prosedur)," kata Budi.

(Baca: Citilink Rombak Rute Penerbangan untuk Dongkrak Keuangan Garuda)

Reporter: Ameidyo Daud Nasution
Editor: Yuliawati
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait