Jadi Tersangka, Setya Novanto Tetap Bertahan sebagai Ketua DPR

Dimas Jarot Bayu
18 Juli 2017, 14:07
Rapat Paripurna DPR
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A.
Ketua DPR Setya Novanto (kedua kiri) bersama empat Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan (kiri), Fadli Zon (tengah), Agus Hermanto (kedua kanan) dan Fahri Hamzah.

Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat sepakat mempertahankan Setya Novanto meduduki kursi Ketua, meskipun Novanto berstatus sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP).

Keputusan mempertahankan Setya Novanto diambil dalam rapat pimpinan yang di antaranya dihadiri Novanto, dengan para Wakil Ketua DPR yakni Fadli Zon, Fahri Hamzah, Agus Hermanto, dan Taufik Kurniawan.

Advertisement

"Tidak ada perubahan konfigurasi, pimpinan DPR tetap seperti sekarang ini," kata Fadli Zon kepada wartawan, Selasa (18/7)

Setya Novanto, lanjut Fadli, akan tetap menjadi ketua, kecuali ada perubahan keputusan dari Partai Golkar yang mengusungnya.

Kedudukan Novanto masih sebagai Ketua DPR disebut merujuk pada Undang-undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (MD3).

(Baca: Setya Novanto Jadi Tersangka Kasus Korupsi e-KTP)

Kepala Badan Keahlian DPR RI, Kadir Johnson Rajagukguk mengatakan, status tersangka Novanto tak akan berpengaruh terhadap kedudukannya sebagai Ketua DPR.

Dalam UU MD3 pasal 87 ayat 2 huruf c, tersebut disebutkan bahwa pemberhentian pimpinan DPR dapat dilakukan jika yang bersangkutan telah dinyatakan bersalah berdasarkan putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap atau inkracht.

Pemberhentian itu pula hanya dapat dilakukan jika yang bersangkutan terbukti bersalah melakukan tindak pidana yang diancam pidana penjara lima tahun atau lebih.

"Karena ini masih tersangka tentu tidak ada pengaruh terhadap kedudukan Pak Novanto sebagai Ketua DPR," kata Johnson.

(Baca: Setya Novanto Didesak Mundur dari Kursi Ketua DPR)

Halaman:
Editor: Yuliawati
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.

Artikel Terkait

Advertisement