Antisipasi ISIS di Marawi, Indonesia Prakarsai Pertemuan Regional

Pertemuan enam negara akan membahas pertukaran data intelijen dan informasi media siber untuk menghadapi ISIS yang kini menguasai Marawi, Filipina.
Dimas Jarot Bayu
Oleh Dimas Jarot Bayu
13 Juli 2017, 07:00
ISIS
REUTERS/Muhammad Hamed/ANTARA FOTO

Indonesia memprakarsai pertemuan regional dengan beberapa negara tetangga membahas potensi ancaman kelompok teror Negara Islam Irak dan Syria (NIIS/ISIS). ISIS yang kini berada di Marawi, Filipina menjadi ancaman serius bagi Indonesia dan negara sekitar.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan pertemuan regional melibatkan enam negara yakni Selandia Baru, Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina, Indonesia, dan Australia. Pertemuan akan diadakan di Manado, Sulawesi Utara pada 29 Juli 2017 mendatang.

"Nanti pada tanggal 29 Juli Indonesia menjadi host di Manado, co-host-nya dari Australia," ujar Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (12/7).

(Baca: Jokowi Bahas Terorisme dan Transparansi Keuangan di Forum G20)

Wiranto mengatakan, pertemuan regional tersebut membahas kerja sama membantu menghadapi ancaman teroris ISIS di Asia Tenggara dan negara sekitarnya seperti Australia dan Selandia Baru. 

"Semua sepakat untuk menghadapi terorisme yang aksinya total dan global, tidak pandang batas negara, dan aksinya sangat merugikan kehidupan manusia, baik nyawa manusia maupun materi," ucap Wiranto.

Pertemuan akan membahas pertukaran data intelijen dan informasi media siber untuk menghadapi terorisme. Para peserta juga akan membahas pengawasan lalu-lintas manusia antar negara yang menjadi sasaran teror. "Ini semuanya merupakan satu bagian dari kerjasama internasional," kata Wiranto.

Wiranto menuturkan, pertemuan ini merupakan tindak lanjut konferensi di Bali pada Desember tahun lalu. Pada awal Juni lalu, Wiranto mengadakan pertemuan dengan duta besar Australia untuk Indonesia, Paul Grigson, membahas tentang penanggulangan ISIS yang saat ini tengah menyasar kawasan Filipina Selatan.

(Baca: Teror ISIS di Dunia)

Editor: Yuliawati

Video Pilihan

Artikel Terkait