Sinyal Reshuffle Menguat, Kalla Serahkan kepada Jokowi

Kalla enggan mengomentari isu reshuffle. Dia meminta wartawan menanyakan kepada yang lebih berwenang, yakni Presiden Joko Widodo.
Dimas Jarot Bayu
12 Juli 2017, 12:19
Evaluasi Proyek Nasional Jawa Timur
ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla berbincang dengan Menteri BUMN Rini Soemarno sebelum memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (14/3).

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla enggan mengomentari soal isu perombakan (reshuffle) kabinet yang kabarnya akan diumumkan pada pertengahan pekan ini.

Kalla hanya tersenyum ketika ditanyai terkait adanya kabar tersebut. Ia meminta wartawan menanyakan kepada yang lebih berwenang, yakni Presiden Joko Widodo. "Tanya beliau saja," kata Kalla singkat di Jakarta, Rabu (12/7).

Di tempat terpisah, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan tidak tahu soal rencana perombakan kabinet yang akan dilakukan Jokowi. "Tanya Presiden kalau itu. Saya tidak tahu," kata Luhut di kantornya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Katadata, Jokowi telah merampungkan proses perombakan kabinet pada awal pekan ini. Pembahasannya melibatkan Jusuf Kalla sejak bulan puasa dan sejumlah ketua partai politik pendukung pemerintah pada masa libur lebaran akhir Juni lalu.

Advertisement

(Baca: Jokowi Libatkan Wapres JK Bahas Rencana Reshuffle Kabinet)

Perombakan kabinet di pertengahan masa pemerintahan Jokowi ini melibatkan banyak kursi menteri. Namun, tidak semua menteri yang terkena reshuffle akan terpental dari kabinet. Sebagian besar malah dirotasi ke pos yang lain.

Informasi yang diperoleh Katadata, Luhut kemungkinan akan digeser. “Ada opsi menempatkan Menteri Luhut di Menko Polhukam, tapi sepertinya akan menjabat Menko Perekonomian,” kata sumber tersebut. Ada pula opsi mendapuk Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk merangkap jabatan Menko Perekonomian menggantikan Darmin Nasution.

(Baca: Reshuffle Jilid IV, Jokowi Timang Rombak Lingkaran Terdekatnya)

Perombakan kabinet kali ini kabarnya menyasar juga Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Asman Abnur, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, dan Menteri Koperasi dan UKM A.A.A.N. Puspayoga.

Posisi Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Kepala Staf Presiden Teten Masduki juga disebut masuk dalam reshuffle kali ini. "Ada juga kemungkinan Menteri Kelautan dan Perikanan (Susi Pudjiastuti) dan Menko Kemaritiman (Luhut Pandjaitan) terkena (reshuffle)," katanya.

Namun, tidak semua menteri tersebut bakal terpental. Sebagian besar malah dirotasi ke pos yang lain. "Menteri Rini bisa ke KSP."

Pihak Istana Presiden menolak memberikan konfirmasi mengenai perombakan kabinet. Juru Bicara Presiden Johan Budi mengklaim tidak mendapat informasi perihal rencana perombakan kabinet.

"Kalau ditanya ada reshuffle yang tahu ya Presiden atau Wapres. Saya tidak mendapat informasi itu," katanya kepada para wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Selasa petang (11/7).

(Baca: Muliaman, Yahya Staquf, Moeldoko Disebut Bakal Masuk Kabinet)

Editor: Yuliawati
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait