Jokowi Bagikan Sembako Dana CSR BUMN di Daerah Kumuh

Ameidyo Daud Nasution
13 Juni 2017, 13:34
Presiden Sembako
ANTARA FOTO/Rosa Panggabean

Presiden Joko Widodo menyerahkan 3.000 paket bingkisan bahan makanan pokok di wilayah Rawa Bebek, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, hari ini. Paket sembako yang diberikan berasal dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) atau dana tanggung jawab sosial beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) .

Jokowi mengatakan kehadirannya di Penjaringan tersebut hanya memantau jalannya pembagian bingkisan. "Saya ke sini ya hanya lihat (pembagian bingkisan)," kata Jokowi di Masjid Al-Mubarok, Penjaringan, Jakarta, Selasa (13/6).

Berdasarkan pantauan Katadata, lokasi pembagian sembako berada di samping kolong tol Penjaringan yang termasuk wilayah pemukiman padat dan kumuh. Masyarakat yang menerima sembako terlihat antusias, mereka mengantri dengan tertib sejak pukul 08.00, saat Jokowi belum tiba. "Wah makasih pak Jokowi, ayo nih yang lain ambil juga," kata seorang ibu usai menerima paket sembako.

(Baca: Pasar Kramat Jati Terbakar, Pasokan Bahan Pokok Dipastikan Aman)

Paket bingkisan yang diterima masyarakat terdiri dari dua kardus dengan salah satunya bertuliskan BUMN Untuk Negeri. Bingkisan ini berisi berbagai macam kebutuhan pokok seperti beras lima kilogram, minyak goreng satu liter, gula satu kilogram, kecap 600 mililiter,  sirup satu botol, biskuit, dan mentega. Satu kardus lainnya berisi mie instan.

Rencananya BUMN akan membagikan sebanyak 200 ribu paket bingkisan selama Ramadan yang akan disebar di seluruh wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek).

Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno mengatakan penyerahan paket bingkisan ini merupakan bagian dari CSR sebanyak 14 BUMN yakni PLN, BRI, BNI, Bank Mandiri, BTN, Pertamina, Telkom Indonesia, Wijaya Karya, Waskita Karya, PP, Jasa Marga, IPC/Pelindo II, Angkasa Pura II, dan PGN.

(Baca: Belum Siap, IPO Sembilan Anak Usaha BUMN Mundur ke Akhir 2017)

Selain pembagian sembako, Kementerian BUMN akan menggelar mudik gratis untuk 112 ribu orang. Nantinya mudik tersebut menggunakan 1.810 bus, 18 kapal laut, 24 pesawat udara, hingga 11 kereta api dengan total 85 gerbong. "Kami harap BUMN dapat hadir di seluruh lapisan masyarakat," kata Rini.

Reporter: Ameidyo Daud Nasution
Editor: Yuliawati
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait