Tanpa Integrasi, Tarif Tol Jakarta–Cikampek Elevated Akan Lebih Mahal

Total tarif tak terintegrasi untuk pengguna tol Jakarta – Cikampek II Elevated mencapai Rp 62.500.
Image title
17 November 2020, 16:09
jalan tol, jakarta-cikampek, jakarta-cikampek elevated
ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah
Suasana lalu lintas tol Jakarta Cikampek di daerah Cikunir, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (26/12/2019).

PT Jasa Marga (Persero) Tbk dalam waktu dekat akan memberlakukan integrasi tarif pada jalan tol Jakarta – Cikampek II Elevated (tol layang) yang terintegrasi dengan tol Jakarta – Cikampek yang ada saat ini. Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan penerapan tol terintegrasi ini untuk efisiensi.
 
Bila dioperasikan secara terpisah, tarif untuk tol Jakarta – Cikampek II Elevated mencapai Rp 1.250 per kilometer. Artinya, pengguna jalan tol Jakarta – Cikampek II Elevated jarak jauh untuk Golongan I, harus membayar Rp 47.500, ditambah tarif tol Jakarta – Cikampek Rp 15.000. Sehingga total tarif untuk pengguna tol Jakarta – Cikampek II Elevated mencapai Rp 62.500.

“Pertanyaan yang sering kami terima pada masa sosialisasi ini adalah kenapa pengguna jalan yang tidak lewat atas harus terdampak perubahan tarif," kata Heru dalam siaran pers, Selasa (17/11).

Heru mengatakan tarif terintegrasi membuat pengguna yang jarak jauh Jakarta-Cikampek hanya membayar satu kali, misal Golongan I tarifnya sekitar Rp 43.000. “Untuk pengguna jalan jarak jauh, tentu saja yang seharusnya melakukan 2 kali transaksi, kini cukup melakukan 1 kali transaksi saja," kata dia.

Kebijakan tarif terintegrasi diberlakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan. "Sehingga dapat mengembalikan manfaat Jalan Tol Jakarta Cikampek yang lebih efisien bagi penggunanya,” kata Heru.

Pemberlakuan sistem pengoperasian secara terintegrasi ini bermula dari kondisi sebelum dibangunnya tol Jakarta – Cikampek II Elevated. Ketika itu kapasitas di jalan tol Jakarta – Cikampek bawah sudah padat.

Jalur tol Jakarta – Cikampek II Elevated menambah kapasitas dari 4 jalur menjadi 6 jalur, sehingga ruas tol Jakarta – Cikampek makin lancar.  Waktu tempuh pun dapat lebih singkat, dari arah Cikampek menuju Jakarta yang biasanya membutuhkan waktu 77 menit, kini hanya 60 menit. Sedangkan dari arah Jakarta menuju Cikampek memakan waktu 82 menit, kini dapat ditempuh dengan waktu 61 menit.

Jasa Marga berjanji akan meningkatkan pelayanan di antaranya melalui pemeliharaan secara periodik seperti scrapping, filling dan overlaly (SFO). Pada tahun ini perusahaan menambah lajur on-off ramp tol Jakarta – Cikampek II Elevated di sekitar KM 48 di kedua arah balik Jakarta, maupun arah Cikampek sepanjang lebih dari 3 kilometer.

“Selain itu, kami juga melakukan pemeliharaan jembatan, expansion joint, patching, tutup lubang dan pemeliharaan drainase. Jadi, tak hanya mengurangi kemacetan, namun pengguna bisa aman dan nyaman,” ujar Heru.

 

Sejak dioperasikan pada 15 Desember 2019 lalu, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated masih belum dikenakan tarif.  Pemberlakuan tarif terintegrasi dalam waktu dekat ditetapkan dalam Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No. 1524/KPTS/M/2020 tanggal 22 Oktober 2020 tentang Pengintegrasian Sistem Pengumpulan Tol, Penetapan Golongan Jenis Kendaraan Bermotor dan Besaran Tarif Tol Pada Jalan Tol Jakarta - Cikampek dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated.

Berikut tarif sesudah penerapan terintegrasi:

Wilayah I Jakarta IC – Pondok Gede Barat/Pondok Gede Timur

Golongan I: Rp 4.000
Golongan II: Rp  6.000
Golongan III: Rp 6.000
Golongan IV: Rp 8.000
Golongan V: Rp 8.000

Wilayah II  Jakarta IC – Cikarang Barat

Golongan I: Rp 7.000
Golongan II: Rp 10.500
Golongan III: Rp 10.500
Golongan IV: Rp 14.000
Golongan V: Rp 14.000

Wilayah III  Jakarta IC – Karawang Barat

Golongan I: Rp 12.000
Golongan II: Rp 18.000
Golongan III: Rp 18.000
Golongan IV: Rp 24.000
Golongan V: Rp 24.000

Wilayah IV Jakarta IC – Cikampek

Golongan I: Rp 20.000
Golongan II: Rp 30.000
Golongan III: Rp 30.000
Golongan IV: Rp 40.000
Golongan V: Rp 40.000

Reporter: Annisa Rizky Fadila
Editor: Yuliawati

Video Pilihan

Artikel Terkait