Tren Kematian Akibat Covid-19 di Amerika Serikat Menurun

Jumlah kematian di Amerika Serikat mulai turun sejak April 2021 yang bertahan di bawah 1.000 kasus per hari.
Yuliawati
6 Agustus 2021, 17:22
Amerika Serikat, kematian, Covid-19
ANTARA FOTO/REUTERS/Lindsey Wasson/aww/cf
Warga menerima vaksin penyakit virus korona (COVID-19) di lokasi vaksinasi masal di Lumen Field Event Center di Seattle, Washington, Amerika Serikat, Sabtu (13/3/2021).

Kasus aktif Covid-19 terus meningkat di Amerika Serikat, tapi angka kematian mengalami penurunan. Level angka kematian akibat Covid-19 kini terendah sejak awal pandemi 2020.

Profesor Harvard Medical School Martin Kulldorff melalui cuitan di akun Twitter menjelaskan hal tersebut. "Di [AS], kematian kasus Covid-19 sekarang menjadi yang terendah sejak awal pandemi pada Maret 2020 lalu."

Kulldorff membagikan grafik dari OurWorldInData yang dengan jelas menunjukkan bagaimana kematian karena kasus Covid-19 mengalami penurunan. Orang yang meninggal karena Covid-19 lebih banyak terjadi pada beberapa bulan lalu.

Total jumlah kematian akibat Covid-19 sebanyak 631 ribu orang. Puncak kematian tertinggi terjadi pada Januari 2021 yang berada di atas 4.000 kasus per hari.

Tercatat, pada 12 Januari 2021 tercatat 4.464. Kemudian menurun mulai April 2021, jumlah kematian mulai turun dan bertahan di bawah 1.000 kasus per hari. Angka kematian terus menurun dan pada 5 Agustus tercatat 559 kasus. 

Kasus aktif Covid-19 terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data Worldometer, total kasus Covid-19 di Amerika sebanyak 36,3 juta. Kasus sempat turun di bawah 30 ribu kasus per hari pada 25 Mei hingga 9 Juli. Namun, sejak itu terjadi peningkatan dengan jumlah kasus harian di atas 100 ribu pada akhir Juli.  Per 5 Agustus jumlah kasus harian 120 ribu.

Peningkatan kasus Covid-19 di Amerika Serikat akibat varian Delta. Profesor Kedokteran Stanford Jay Bhattacharya mengatakan banyak kasus Covid-19 tanpa disertai tidak bergejala atau datang dengan gejala yang sangat ringan. Gejala ringan dialami oleh pasien yang sudah divaksinasi.

"Dengan memvaksinasi orang tua dan orang-orang rentan lainnya, kami telah memberi mereka perlindungan yang sangat baik terhadap penyakit parah jika mereka terinfeksi,” kata Bhattacharya, dikutip dari FEE pada Kamis (5/8).

Meski begitu, Bhattacharya menyebutkan bahwa kasus Covid-19 tetap harus dianggap serius. Sebab, masih banyak orang-orang yang rentan dan negara-negara yang tingkat vaksinasinya masih rendah. “Darurat Covid-19 sudah berakhir. (Namun), kami masih perlu menganggap serius kasus Covid, dan masih banyak orang-orang yang rentan di sini dan di luar negeri yang tersisa untuk divaksinasi,” ujarnya.

Koordinator Covid-19 Gedung Putih Jeff Zients menyatakan peningkatan kasus terkonsentrasi di komunitas dengan tingkat vaksinasi Covid-19 yang rendah. Zients mengatakan dalam beberapa pekan terakhir kenaikan jumlah rata-rata orang yang divaksin tiap hari mencapai hampir 70 persen.

Tiga juta penduduk AS telah menerima suntikan pertama dalam tujuh hari terakhir. Secara akumulasi, orang dewasa yang menerima minimal satu dosis sudah mencapai 70% dari populasi pada Senin (2/8). "Masih ada sekitar 90 juta penduduk Amerika yang memenuhi syarat tapi belum divaksin," kata Zients.

 Penyumbang bahan: Nada Naurah

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait