Ribuan Galon Minyak Tumpah di California, Banyak Satwa Liar Mati

Tumpahan minyak membuat ikan-ikan dan burung-burung mati berserakan di atas pasir pantai.
Yuliawati
4 Oktober 2021, 08:55
minyak, tumpahan minyak, california
ANTARA FOTO/REUTERS/Mike Blake/WSJ/dj
Seorang peselancar berselancar sementara bulan terbenam dan matahari terbit di Pantai wilayah bagian Cardiff di Encinitas, California, Amerika Serikat, Senin (29/3/2021).

Sekitar 126.000 galon minyak tumpah dan menyebar membentuk lapisan minyak berukuran sekitar 20,92 km persegi terlihat di lepas pantai California. Tumpahan minyak yang terlihat sejak Sabtu (2/10) tersebut menyebar ke Pantai Huntington yang membuat ikan-ikan dan burung-burung mati berserakan di atas pasir pantai.

"Dampaknya terhadap lingkungan tidak dapat dipulihkan," kata Katrina Foley, pengawas di Orange County, California, dikutip dari CNN.com, Senin (4/10).

Foley mengatakan sejak beberapa dekade terakhir Korps Insinyur Angkatan Darat bersama komunitas mitra satwa liar berusaha menciptakan habitat alami di wilayah tersebut. "Dan sekarang hanya dalam sehari menjadi benar-benar hancur."

Dia mengatakan tumpahan minyak itu disebabkan bocornya pipa anjungan minyak Elly. Tumpahan minyak tersebut membentang dari dermaga Pantai Huntington hingga ke Pantai Newport.

Alhasil, pantai-pantai pun ditutup, warga tidak diperbolehkan berenang di pantai, dan sebuah pertunjukan udara lokal dibatalkan.

Para petugas Penjaga Pantai AS, yang bekerja sama dengan lembaga-lembaga lokal dan negara bagian California, menggunakan pesawat untuk menilai seberapa luas tumpahan minyak itu dan menyewa kontraktor untuk membersihkannya.

Dewan Keselamatan Transportasi Nasional mengumumkan di Twitter bahwa mereka mengirim penyelidik untuk mengumpulkan informasi dan menilai sumber tumpahan minyak.

Kebocoran minyak diduga berasal dari pipa yang dimiliki oleh perusahaan minyak dan gas yang berbasis di Houston, Amplify Energy. CEO Amplify Martyn Willsher menyatakan siap bertanggung jawab. "Kami akan melakukan segala daya kami untuk memastikan bahwa ini pulih secepat mungkin, dan kami tidak akan berhenti sampai ini selesai," kata Willsher.

Willsher mengatakan fasilitas yang mengoperasikan pipa itu dibangun pada akhir 1970-an dan awal 1980-an. Amplify telah memiliki jaringan pipa selama sekitar sembilan tahun dengan jarak 17,5 mil antara pipa dan pantai.

Dia mengatakan perusahaan tersebut bekerja sama dengan banyak lembaga lokal, negara bagian, dan federal dalam upaya pemulihan."Kami semua sangat terpengaruh dan prihatin tentang dampaknya tidak hanya terhadap lingkungan, tetapi juga ikan dan satwa liar," kata Willsher.

Willsher mengatakan perusahaannya memberi tahu Penjaga Pantai Sabtu pagi ketika karyawan sedang melakukan pemeriksaan garis dan mereka melihat kilau di air.

Walikota Pantai Huntington Kim Carr mengatakan kebocoran pipa belum sepenuhnya dapat dihentikan. Penambalan awal telah selesai untuk memperbaiki lokasi tumpahan minyak, dan upaya perbaikan tambahan akan dicoba. "Saat ini, gumpalan tumpahan minyak berukuran sekitar 5,8 mil laut, dan membentang dari Dermaga Pantai Huntington hingga ke Pantai Newport," kata siaran pers tersebut.

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait