Aneka Mutasi Delta Masuk RI, Menkes Nilai Ada Kekebalan Masyarakat

Budi mengatakan varian Delta terbanyak di Indonesia ialah anak atau sub-varian dari AY.23 dan AY.24.
Image title
15 November 2021, 18:19
varian delta
Youtube/PermataBank
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan pemaparan terkait upaya pemerintah mendorong vaksinasi dan mengendalikan Covid-19 dalam Wealth Wisdom 2021 yang diselenggarakan Bank Permata bekerja sama dengan Katadata, Sabtu (15/9).

Varian Delta telah bermutasi menjadi beberapa subvarian. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memaparkan beberapa anak hingga cucu varian Delta sudah masuk Tanah Air.

Termasuk anak dari varian Delta B.1.617.2 yang diberi kode AY. Beragam jenis AY telah masuk Indonesia. "Di Indonesia, AY4 sudah ada, AY.23 udah ada, AY.24 sudah ada," kata Budi dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (15/11).

Budi mengatakan varian terbanyak di Indonesia ialah anak atau sub-varian dari AY.23 dan AY.24. Sedangkan varian Delta Plus atau AY4.2 belum ditemukan di Indonesia. Varian Delta Plus ini banyak ditemukan di Inggris dan menyebabkan kasus Covid-19 di Eropa kembali melonjak.

Budi mengatakan varian Delta, anak varian Delta, hingga cucu varian Delta memiliki mutasi genetik yang mirip. Sehingga dia menilai kekebalan tubuh yang sudah terbentuk di masyarakat cukup kuat untuk menanggulangi penyebaran sub-varian Delta.

Sebelumnya, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan mencatat, total varian asal India itu mencapai 4.732 varian dengan jumlah terbanyak di DKI Jakarta.

Temuan tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan whole genome sequencing sebanyak 8.578 sekuens pada Januari-13 November 2021.

Jumlah kasus Delta di Jakarta mencapai 1.278 kasus atau sebanyak 27% dari total kasus Delta di Tanah Air. Kasus Delta di Jakarta juga setara 50,6% dari total varian Delta yang ditemukan di Jawa mencapai 2.525 kasus. Jumlah kasus Delta di Jawa itu naik 16,68% dibandingkan pada data 17 Oktober lalu sebanyak 2.164 kasus.

Selain Jakarta, varian Delta ditemukan di Jawa Barat sebanyak 757 kasus, di Kalimantan Timur sebanyak 393, dan di Jawa Tengah sebanyak 309. Adapun jumlah varian Delta di Bali mencapai 134 kasus dan di Sumatera terdapat 714.

Total varian Delta di Kalimantan mencapai 648 kasus, Sulawesi 365, Maluku 86, Nusa Tenggara Barat 66, Nusa Tenggara Timur 102, dan Papua 92 kasus.

Selain varian Delta, Balitbangkes melaporkan virus corona varian Alfa B117 asal Inggris sebanyak 76 kasus. Kemudian, ada pula varian Beta B1351 asal Afrika Selatan sebanyak 22 kasus.

 

Advertisement
Reporter: Rizky Alika
Editor: Yuliawati

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait