Seskab Terbitkan Edaran Pejabat dan PNS Dilarang Buka Puasa Bersama

Para pejabat diminta mematuhi arahan Jokowi dan meneruskan kepada seluruh PNS di instansi masing-masing.
Image title
31 Maret 2022, 11:29
PNS, buka puasa
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.
Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemprov DKI Jakarta di Balai Kota, Jakarta, Senin (17/5/2021).

Pemerintah melarang Pegawai Negeri Sipil atau PNS level staf hingga pejabat melaksanakan buka puasa bersama dan open house selama bulan puasa dan lebaran tahun ini. Tujuannya agar masyarakat mewaspadai dan berhati-hati terhadap ancaman pandemi Covid-19 yang belum berakhir.

Ketentuan ini diatur dalam surat Sekretaris Kabinet Nomor R-0055/Seskab/DKK/3/2022 tanggal 24 Maret 2022. Surat tersebut ditandatangani oleh Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung serta ditembuskan kepada Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. "Iya (surat tersebut) benar," kata Pramono saat dikonfirmasi Katadata.co.id, Kamis (31/3).

Edaran tersebut menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo pada 23 Maret. Dalam surat edaran disebutkan penanganan pandemi Covid-19 menunjukkan keadaan yang semakin baik, tapi masyarakat tetap perlu berhati-hati.

Para pejabat pun diminta mematuhi arahan Jokowi dan meneruskan kepada seluruh pegawai di instansi masing-masing. Surat edaran tersebut ditujukan kepada seluruh menteri Kabinet Indonesia Maju, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kapolri, dan kepala badan/lembaga.

Advertisement

Meski melarang buka puasa bersama dan open house, Jokowi mengizinkan masyarakat untuk mudik pada tahun ini. Sebelumnya, Kepala Negara mengatakan terdapat sekitar 79 juta orang yang berencana mudik Lebaran pada tahun ini berdasarkan data terakhir.

Oleh karena itu, menurut Jokowi, penanganan mudik harus dilakukan secara hati-hati. Pemerintah juga perlu mengejar vaksinasi dosis primer dan booster untuk masyarakat.

Mantan Gubernur DKI Jakarta tidak mempermasalahkan masyarakat yang ingin berwisata saat libur Lebaran tahun ini. Namun, ia mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, utamanya pemakaian masker dan harus divaksinasi lengkap dan booster dosis ketiga.

"Karena ini untuk melindungi kita semuanya, untuk menjaga kita semuanya," katanya.

Pemerintah saat ini tengah gencar mendorong vaksinasi Covid-19 dosis primer hingga penguat. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, upaya ini dilakukan agar masyarakat dapat melaksanakan ibadah puasa dan Idul Fitri dengan lebih bebas.

"Semua lakukan vaksinasi lengkap dan booster, terutama lansia dan komorbid sehingga nanti bisa melaksanakan ibadah puasa dengan lebih bebas," kata Luhut.

 

Reporter: Rizky Alika
Editor: Yuliawati
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait