Prabowo Silaturahmi Lebaran Temui Politisi, Persiapan Pilpres 2024?

Prabowo memanfaatkan momentum lebaran untuk membangun dan mencairkan komunikasi politik menjelang Pilpres 2024.
Yuliawati
6 Mei 2022, 08:27
Prabowo Subianto
ANTARA FOTO/HO/Biro Pers Setpres/Lukas/nym.
Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto (kanan) saat bersilaturahim pada hari pertama Idul Fitri 1443 Hijriah di Istana Kepresidenan Yogyakarta, Senin (2/5/2022).

Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto aktif bersilaturahmi menemui para tokoh politik saat perayaan Idul Fitri. Pada hari pertama Prabowo berkunjung dan bersilaturahim ke Presiden Joko Widodo, lalu dilanjutkan bertemu Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Kemudian pada Selasa (3/5) malam, Prabowo menuju Jawa Timur dan bersilaturahim ke Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya. Keesokannya berlanjut ke Ponpes Al-Anwar Rembang, Jawa Tengah, milik almarhum ulama besar Indonesia, KH Maimoen Zubair alias Mbah Moen.

Rangkaian safari Prabowo selama lebaran dianggap sebagai bagian komunikasi politik persiapan ajang Pemilihan Presiden 2024. Prabowo merupakan salah satu kandidat yang memiliki tingkat elektabilitas yang tinggi.

Pengamat politik Universitas Al Azhar Indoenesia, Ujang Komaruddin, menilai silaturahmi tersebut penting untuk mempererat komunikasi politik. Meskipun percakapan antar para tokoh hal yang ringan, tapi dapat memperlancar komunikasi dan hubungan banyak pihak. “Silaturahminya biasa, tapi berdampak pada urusan politik,” kata Ujang, dihubungi Katadata.co.id, Kamis (5/5).

Advertisement

Dia menilai para politisi sudah memulai investasi komunikasi menjelang Pilpres 2024. Apalagi rangkaiannya pendaftaran calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) tak terlalu lama lagi pada September 2023.

Pengamat politik asal Universitas Trunojoyo Madura Surokim AbdussalamIa mengatakan Prabowo memanfaatkan momentum lebaran untuk membangun dan mencairkan komunikasi politik 2024.

“Semua bakal calon kandidat masih mencoba menjajaki semua kemungkinan-kemungkinan untuk mencairkan komunikasi dan menyamakan frekuensi terlebih dahulu,” kata Surokim.

Momentum lebaran juga dianggap tepat dan strategis untuk mencairkan kebekuan komunikasi para pihak, sekaligus membuka peluang-peluang koalisi politik baru.

Pertemuan Prabowo dan Megawati, Pesan dari Jokowi

Prabowo bertemu dengan Megawati di kediaman Ketua Umum PDIP di Jalan Teuku Umar. Dalam pertemuan tersebut, turut hadir dua anak Megawati, yaitu Puan Maharani dan Prananda Prabowo. Adapun Prabowo turut membawa puteranya, Didit Hediprasetyo.

Dalam silaturahmi itu, hadir juga Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto dan Menteri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Borokrasi (PANRB) Tjahyo Kumolo.

“Dengan disambut orang sekelas Hasto dan Tjahyo, tentu pertemuan itu sangat penting bagi PDIP dan Gerindra,” kata pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga.

Jamiluddin juga melihat, Prabowo kemungkinan membawa pesan dari Jokowi untuk Megawati dan PDIP. Sebelum menemui Megawati, Prabowo bertemu dengan Jokowi. Adapun Jokowi hanya berkontak video call dengan Megawati dan Puan Maharani.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Puan Maharani (@puanmaharaniri)

 

Jamiluddin mengatakan pesan yang disampaikan Prabowo terkait hubungan istana dengan PDIP yang belakangan terkesan dingin, setelah mencuatnya isu perpanjangan jabatan presiden tiga periode. PDIP dengan tegas menolak isu tersebut yang digadang-gadang Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Bahkan, belakangan ini beberapa politisi PDIP mengusung isu melengserkan Luhut dari kabinet. Dia melihat, ketegangan antara PDIP dan Luhut membuat posisi Jokowi dilematis. Sebab, PDIP merupakan partai yang mengusungnya sebagai capres pada Pemilu yang lalu. Adapun, Luhut merupakan orang kepercayaannya di dalam Kabinet Kerja.

“Bagi Jokowi, tanpa PDIP kabinetnya akan rapuh. Jokowi juga tidak ingin kehilangam LBP (Luhut Binsar Panjaitan). Karena LBP bagi Jokowi adalah pilar utama kabinet yang dipimpinnya,” kata Jamiluddin kepada Katadata.co.id, dihubungi Kamis (5/5).

Pertemuan Prabowo dan Khofifah

Pada Lebaran hari kedua, Prabowo menuju Jawa Timur dan bersilaturahmi menemui Khofifah. ”Silaturahim ini jelas strategis untuk Pemilihan Umum 2024,” ujar pengamat politik asal Universitas Trunojoyo Madura Surokim Abdussalam, dikutip dari Antara.

Khofifah dianggap sebagai tokoh penting dan berpengalaman dalam kontestasi nasional dan potensial untuk digandeng pada pemilihan presiden dua tahun mendatang.

“Semua itu dimulai dari komunikasi politik yang cair. Silaturahmi ini sebagai ikhtiar mencairkan kebuntuan-kebuntuan politik yang bisa jadi berbeda selama ini,” katanya pula.

Surokim yang juga peneliti senior asal Surabaya Survei Centre (SSC) menyampaikan bahwa lembaga survei sudah ada yang melakukan simulasi secara berpasangan, dan Prabowo-Khofifah termasuk yang kompetitif.

“Tapi biasanya undecided dan swing voters (suara mengambang) masih tinggi atau di atas 20 persen, sehingga sulit juga mengatakan unggul tidaknya,” kata Surokim.

Kunjungan ke Makam Gus Dur dan Pesantren Mbah Moen

Selain menemui para tokoh politik, Prabowo juga mengunjungi Pondok Pesantren Tebuireng di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Rabu, untuk bersilaturahmi dan berziarah ke makam Presiden ke-4 RI K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Sehari setelahnya, Prabowo berkunjung ke Ponpes Al-Anwar Rembang, Jawa Tengah. Prabowo disambut langsung oleh pimpinan ponpes, KH Muhammad Najih Maimoen atau yang akrab disapa Gus Najih, putra dari almarhum ulama besar Indonesia, KH Maimoen Zubair alias Mbah Moen.

Prabowo mengatakan dirinya memanfaatkan momen Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, Rabu, untuk melakukan safari silaturahmi, termasuk mengunjungi Pesantren Tebuireng.

"Saya memang sudah sering datang ke sini, (saya) merasa dekat dengan keluarga besar Tebuireng; dan saat libur ini saya keliling silaturahmi Lebaran dengan sahabat-sahabat lama saya. Pembahasannya ringan-ringan saja, melepas rasa kangen ya," kata Prabowo saat di Jombang, Rabu.

Prabowo mengunjungi Tebu Ireng didampingi sejumlah petinggi Partai Gerindra. Pondok Pesantren Tebuireng K.H. Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin mengatakan Prabowo memiliki hubungan dengan Tebuireng sudah lama. Ibu dari Prabowo kenal dekat dengan ibu dari Gus Dur, kemudian Prabowo juga mengenal dekat almarhum K.H. Yusuf Hasyim.

"Beliau juga sudah berkali-kali mengunjungi Pesantren Tebuireng," kata Gus Kikin.

Prabowo juga menyempatkan berziarah ke makam Gus Dur, yang lokasinya berada di area pesantren. Di makam itu, juga terdapat makam tokoh nasional yang merupakan kakek, ayah, dan adik Gus Dur, yaitu K.H. Hasyim Asy'ari, K.H. Wahid Hasyim, dan K.H. Sholahudin Wahid.

Adapun, saat kunjungan ke Ponpes Al-Anwar Rembang, Prabowo disambut langsung oleh pimpinan ponpes, KH Muhammad Najih Maimoen atau yang akrab disapa Gus Najih, putra Mbah Moen.

Prabowo diberi kesempatan untuk mengunjungi bekas kamar almarhum Mbah Moen. Di dalam kamar itu, Prabowo mengenang pertemuan-pertemuan yang pernah ia lakukan bersama Mbah Moen. "Pak Prabowo sudah menganggap almarhum Mbah Moen seperti ayahnya sendiri," kata Gus Najih.

Reporter: Ashri Fadilla, Antara
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait