GoLife Tutup Mayoritas Layanan, Bagaimana Nasib Para Mitra?

Para mitra GoLife yang layanannya dihentikan mendapat beberapa tawaran dari Gojek.
Image title
Oleh Cindy Mutia Annur
18 Desember 2019, 14:28
layanan GoLife tutup, Gojek
Katadata/Agustiyanti
Gojek akan menutup sebagian besar layanan GoLife pada platform mulai 31 Desember 2019.

Platfrom layanan gaya hidup milik Gojek, GoLife, akan menutup sebagian besar layanannya secara bertahap hingga pertengahan Januari 2020. Layanan GoLife yang dipertahankan hanya GoClean yang menyediakan jasa membersihkan rumah dan GoMassage yang menyediakan jasa layanan pijat.

Layanan GoLife yang akan berhenti beroperasi antara lain GoGlam, GoFix, GoAuto, GoDaily, GoLaundry dan Service Marketplace. Head of GoLife Wesly Simatupang mengatakan, para mitra GoLife yang layanannya dihentikan tersebut mendapat tawaran tetap bergabung dengan ekosistem Gojek.

"Kami telah melakukan sejumlah inisiatif guna memastikan para mitra kami tetap memiliki opsi mendapatkan penghasilan tambahan, antara lain dengan bergabung di layanan Gojek lainnya," ujar Wesly kepada Katadata.co.id, Rabu (18/12).

(Baca: Gojek Bakal Tutup Sebagian Besar Layanan di GoLife, Berikut Daftarnya)

Wesli menyebutkan empat inisiatif yang ditawarkan kepada para mitra yang pernah bergabung dalam GoLife. Pertama, memberikan kesempatan kepada para mitra untuk mendaftar ke berbagai layanan lain di dalam ekosistem Gojek, mulai dari bergabung sebagai mitra GoRide dan GoCourrier, rekan usaha GoPay, dan GoTix, hingga mitra Usaha Mapan.

Kedua, memberikan pelatihan dan modal awal bagi yang bergabung menjadi mitra Usaha Mapan. Tujuannya untuk memudahkan para mitra tersebut memulai usaha baru. Ketiga, khusus mitra GoFix, Gojek bakal memberikan kesempatan kepada istri mereka untuk dapat mendaftar sebagai mitra Usaha Mapan.

Keempat, membuka kesempatan untuk dapat masuk ke platform layanan daring sejenis lainnya di pasar. Hal ini dilakukan dengan cara memfasilitasi para mitra untuk menghadiri Bursa Kerja Mandiri yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan.

"Alhamdulillah, langkah-langkah tersebut mendapat sambutan yang sangat baik dari para mitra GoLife. Kami juga berharap seluruh upaya ini dapat tetap memberikan peluang bagi para mitra untuk mendapatkan penghasilan tambahan di luar dari penghasilan utama mereka sehari-hari," ujar Wesly.

(Baca: Riset UI: Gojek Sumbang Rp 55 Triliun ke RI, Paling Banyak dari GoRide)

GoLife mengumumkan hanya akan fokus pada layanan GoMassage dan GoClean karena kedua layanan tersebut berkontribusi 90% dari total pesanan platform tersebut.

Wesly mengatakan, perusahaan menyadari  perlu meninjau kembali layanan GoLife untuk memastikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dalam jangka panjang.

Aplikasi GoLife diluncurkan sejak dua tahun lalu dan terpisah dari aplikasi Gojek. Pada saat itu, perusahaan mengatakan pemisahan lini bisnis tersebut akan memungkinkan untuk ekspansi layanannya menjadi lebih cepat karena Gojek hanya akan berfokus pada layanan transportasi dan logistik.

(Baca: Babak Baru Pertarungan Gojek dan Grab di Tiga Layanan)

 

Editor: Yuliawati

Video Pilihan

Artikel Terkait