Gojek dan Tokopedia Resmi Merger, GoTo Mulai Dikenalkan ke Publik

Hasil merger Gojek dan Tokopedia menjadi entitas baru bernama GoTo.
Image title
17 Mei 2021, 12:42
GoTo, Gojek, Tokopedia
Katadata
Gojek dan Tokopedia bergabung atau merger membentuk GoTo.

Decacorn Tanah Air Gojek dan unicorn Tanah Air Tokopedia sudah mulai mengenalkan entitas gabungan hasil merger keduanya yakni GoTo lewat video di platform YouTube.

Kanal YouTube milik Gojek, Gojek Indonesia, mengunggah video pengenalan GoTo mulai hari ini sekitar pukul 11.00 WIB. Video berjudul GoTo: Go Far, Go Together itu menampilkan berbagai cuplikan layanan yang diberikan oleh Gojek dan Tokopedia selama 1,55 menit.

"Gojek dan Tokopedia mempersembahkan sebuah kekuatan kebersamaan, GoTo," dikutip dari video tersebut, Senin (17/5).

Gojek dan Tokopedia memilih nama GoTo dengan tagline Go Far Go Together. "Membangun industri teknologi Indonesia, memberi solusi sehari-hari, dan ciptakan pemerataan secara digital," demikian dikutip dari video.

Dalam video itu, tampil juga baik kedua Co-CEO Gojek, Andre Sulistyo dan Kevin Aluwi dan CEO Tokopedia William Tanuwijaya.

Video tersebut juga menayangkan beberapa layanan dari masing-masing perusahaan, seperti GoFood, Tokopedia Nyam!, GoRide, GoMart, Toko Mart, Tokopedia Play dan lainnya. Masing-masing layanan digambarkan saling terhubung seperti jaring laba-laba yang tak terputus.   

Decacorn Gojek dan unicorn Tokopedia memang dikabarkan merger dengan valuasi US$ 18 miliar. Kedua perusahaan telah sepakat gabungan kedua startup jumbo itu bernama GoTo.

"Manajemen puncak GoTo akan dipenuhi oleh para pemimpin senior dari kedua perusahaan, termasuk co-CEO Gojek Andre Soelistyo dan Kevin Aluwi, serta CEO Tokopedia William Tanuwijaya dan presiden Patrick Cao,” demikian dikutip dari Kr Asia, April lalu (14/4).

GoTo akan menyediakan layanan yang mencakup berbagi tumpangan (ride hailing), e-commerce, pengiriman makanan, pembayaran, dan logistik. Ini merupakan bisnis inti dari kedua perusahaan.

Advertisement



Menurut sumber Bloomberg, Gojek akan memiliki 58% saham pada GoTo, sedangkan Tokopedia memiliki sisanya.

Sebelumnya, masing-masing struktur perusahaan sudah disepakati. "Andre Soelistyo akan memipin raksasa teknologi Indonesia yang akan tercipta ketika Gojek dan Tokopedia bergabung," kata sumber anonim Bloomberg tersebut, Senin (19/4).

Sumber itu juga menyebut bahwa Presiden Tokopedia saat ini, Patrick Cao akan mempertahankan posisi sebagai Presiden di entitas baru itu.

Kemudian, CEO Tokopedia William Tanuwijaya akan terus memimpin lini bisnis e-commerce GoTo. Sedangkan, Co-CEO Gojek Kevin Aluwi akan memimpin lini bisnis ride-hailing GoTo.  Sedangkan, lini bisnis finansial DKAB akan ditangani langsung oleh Andre sebagai CEO GoTo.

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
Editor: Yuliawati
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait