Kejar Target Bauran EBT 23%, Bappenas Perkuat Kerja Sama dengan ETP

Salah satu program strategis ETP yakni penyusunan opsi penghentian awal PLTU batu bara.
Image title
8 November 2021, 15:14
bappenas, ebt
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Progres proyek program 35.000 MW dan kondisi kelistrikan di wilayah regional Jawa bagian Barat di lokasi proyek PLTU Lontar, Balaraja, Banten (29/3).

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) memperkuat kerja sama dengan Energy Transition Partnership (ETP) dalam upaya transisi energi di Indonesia. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman oleh kedua belah pihak.

Nota kesepahaman tersebut bertujuan untuk memperkuat kerja sama ETP dengan pemangku kepentingan dan perusahaan yang melakukan transisi energi di Indonesia. Antara lain seperti untuk menambah investasi dalam energi terbarukan, memperkuat koordinasi kelembagaan, dan mewujudkan infrastruktur tangguh yang berkelanjutan.

Direktur Sumber Daya Energi, Mineral, dan Pertambangan Kementerian PPN/Bappenas Yahya Hidayat optimistis kerja sama ini akan bermanfaat untuk transisi energi yang inklusif, dengan tujuan akhir meningkatkan ketahanan energi nasional.

"Dengan berbagai kegiatan dan dukungan dari mitra pembangunan nasional dan internasional, saya juga berharap ETP dapat mendukung pelaksanaan koordinasi yang konstruktif untuk aktivitas transisi energi di Indonesia," kata Yahya dalam keterangan tertulis, Senin (8/11).

Adapun salah satu program strategis ETP yakni penyusunan opsi penghentian awal pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara. Selain itu, meningkatkan kualitas sistem pengaturan ketenagalistrikan dengan sistem yang lebih modern guna mendorong implementasi energi terbarukan.

Kementerian PPN/Bappenas dan ETP akan membangun komunikasi dan koordinasi yang solid untuk mencapai target Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia pada 2030 mendatang. Hingga saat ini, ETP telah memberikan hibah senilai US$ 1,3 juta kepada PLN untuk menyusun perencanaan detail teknis modernisasi pusat kontrol ketenagalistrikan sistem Pusat Pengatur Beban (P2B) Jawa, Madura, dan Bali.

Dalam implementasinya, ETP membantu PLN memodernisasi struktur teknologi kontrol ketenagalistrikan untuk mengawasi, memantau, mengoperasikan dan merencanakan sistem kelistrikan. Baik untuk saat ini maupun masa depan, agar Indonesia mampu mencapai target energi terbarukan sebesar 23% pada 2025 mendatang.

Direktur Southeast Asian ETP Sirpa Jarvenpaa berharap melalui kerja sama ini pihaknya dapat memberikan bantuan teknis yang dikombinasikan dengan dukungan keuangan. Terutama untuk memperkuat kapasitas Indonesia dalam meningkatkan penggunaan energi terbarukan dalam bauran energi, sekaligus menciptakan peluang sosial-ekonomi dan investasi yang berkelanjutan di Indonesia.

"Kami mendorong proyek energi terbarukan dan efisiensi energi yang benar-benar melayani dan memenuhi kebutuhan masyarakat, serta mewujudkan kondisi hijau, sehat, dan sejahtera bagi semua,” ujarnya.

 

Reporter: Verda Nano Setiawan
Editor: Yuliawati
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait