Gas Elpiji 3 kg Langka Show
ANTARA FOTO/Arif Firmansyah
Image title
Oleh Arief Kamaludin
9 Desember 2017, 11:00

Saat Gas Elpiji 3 Kilogram Bersubsidi Sulit Dicari

Beberapa pekan terakhir, gas elpiji 3 kilogram bersubsidi atau yang dikenal dengan sebutan gas melon mendadak susah dicari. Masyarakat kalangan bawah mulai resah karena gas melon merupakan kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Penjual eceran di beberapa tempat menyediakan gas elpiji 3 kilogram dalam jumlah terbatas. Kalau pun tersedia, harganya melonjak hingga Rp 50.000, padahal Harga Eceran Tertinggi sebesar Rp 16.000. Masyarakat pun memburu gas melon  ke pangkalan, agen penyalur hingga operasi pasar. Fenomena ini terjadi di beberapa wilayah seperti Jakarta, Jawa Barat, hingga Jawa Tengah.

PT Pertamina (Persero) membantah adanya kelangkaan elpiji 3 kilogram. Direktur Pemasaran Pertamina Muchamad Iskandar mengatakan, stok harian elpiji 3 kilogram Pertamina mencapai 18,9 hari. Jumlah ini berada di atas rata-rata stok nasional yang mencapai 15 hari.

(Baca: Atasi Kelangkaan Elpiji 3 Kg, Pemerintah Siap Tambah Pasokan)

Pertamina menduga penyebab kesulitan mendapatkan elpiji subsidi 3 kg karena penggunaannya yang salah sasaran. Gas melon ini digunakan juga oleh restoran dan rumah makan, laundry, genset hingga rumah tangga mampu. Pertamina pun meminta agar masyarakat mampu tak lagi menggunakan elpiji subsidi 3 kilogram.

Editor: Yuliawati