Image title
Oleh Tim Redaksi
20 Desember 2018, 07:27

Wawancara Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim

Salah satu tantangan yang dihadapi industri baja nasional adalah maraknya serbuan baja impor dari Tiongkok. Dampaknya merugikan produsen di dalam negeri, termasuk perusahaan baja milik negara, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk.

Padahal, industri baja merupakan fondasi dari industri nasional. Jika industri baja nasional tidak sehat, maka akan berdampak terhadap sektor industri lain. “Baja itu ‘mother of industry’,” kata Silmy Karim, Direktur Utama Krakatau Steel , dalam wawancara dengan Katadata.co.id di kantornya, Selasa (11/12).

Industri baja, kata dia, mesti menjadi tuan rumah di dalam negeri. Untuk itu, industri baja perlu perlindungan dalam menghadapi serbuan produk asing. “Kebijakan yang tepat untuk baja adalah safeguard, bukan proteksi,” kata Silmy yang menjabat Direktur Utama sejak September 2018.

Bagaimana tantangan dan rencana bisnis Krakatau Steel pada 2019, simak wawancara berikut.

Editor: Yuliawati
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.