Jelang Debat Pilpres, Sentimen Positif Twitter Jokowi Ungguli Prabowo

Meski selisihnya tipis, calon petahana Joko Widodo - Ma'ruf Amin mempunyai sentimen positif lebih tinggi dibandingkan dengan pasangan Prabowo - Sandiaga.
Nazmi Haddyat Tamara
13 April 2019, 19:54
Jokowi saat berpidato dalam acara Konser Putih Bersatu Stadion Utama GBK, Senayan- Jakarta Pusat (13/4).
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Jokowi saat berpidato dalam acara Konser Putih Bersatu Stadion Utama GBK, Senayan- Jakarta Pusat (13/4).

Satu jam menuju debat ke-5 Pilpres 2019, pendukung kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden sudah memenuhi media sosial, khususnya Twitter. Analisis Sentimen Twitter yang dilakukan Katadata.co.id menunjukkan sentimen positif untuk kedua pasangan calon tersebut masih mendominasi. Meski selisihnya tipis, calon petahana Joko Widodo - Ma'ruf Amin mempunyai sentimen positif lebih tinggi dibandingkan dengan pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Hingga pukul 19.00 WIB, Sabtu (13/4), sentimen positif untuk pasangan 01 mencapai 82%, sedangkan untuk pasangan 02 berada lebih rendah yaitu 73%. Di sisi lain, untuk sentimen negatif lebih banyak ke pasangan 02 dengan 22%, dan pasangan 01 hanya 15%. Sisanya, cuitan warganet dinilai memiliki sentimen netral.

Pada debat final hari ini, tagar yang menjadi trending adalah #DebatPilpres2019. Sementara itu, pendukung 01 menggunakan  tagar #JokowiMenangTotalDebat dan #KonserPutihBerSATU untuk meramaikan sosial media twitter dan menjadi sentimen positif bagi Jokowi-Ma'ruf. Sedangkan pendukung pasangan 02 menggunakan #BeraniPilih02 dan #AaGymPilihPrabowo dalam debat kali ini.

Debat Calon Presiden

Analisis Sentimen Twitter ini dapat diikuti secara live di microsite Katadata.co.id. Analisis Sentimen Twitter ini berfungsi melihat tanggapan warganet secara keseluruhan dari jawaban-jawaban masing-masing calon presiden dan wakil presiden selama debat berlangsung.

Analisis ini diperbarui setiap 10 menit. Cuitan yang dimonitor merupakan cuitan berbahasa Indonesia yang memakai kata kunci tertentu. Analisis ini tidak memperhitungkan cuitan yang dihasilkan oleh bot (mesin) sehingga hasilnya mungkin berbeda dengan trending topic di Twitter. 

Editor: Yura Syahrul

Video Pilihan

Artikel Terkait