Berubah di Saat Terakhir, Ma'ruf Amin Dipilih Jadi Cawapres Jokowi

"Rapat antara pak Jokowi dan Ketum dan Sekjen partai pendukung memutuskan Prof. Dr. KH Ma'ruf Amin sebagai calon Wapres Pak Jokowi.
Ameidyo Daud Nasution
9 Agustus 2018, 18:28
Jokowi maruf
ANTARAFOTO | Yulius Satria

Meski nama Mahfud MD sempat santer disebut akan menjadi calon wakil presiden (cawapres) Joko Widodo (Jokowi), ternyata rapat pimpinan ketua umum dan sekjen partai koalisi pendukung memilih Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Ma'ruf Amin sebagai pendamping sang petahana untuk pemilihan presiden (Pilpres) 2019.

Sumber Katadata.co.id di salah satu partai koalisi menyatakan, para pimpinan partai koalisi lebih memilih Maruf sebagai cawapres Jokowi. "Ada perubahan dari calon awal Mahmud menjadi Ma'ruf Amin," katanya, Kamis sore (9/8). 

Informasi ini diperkuat oleh cuitan akun Twitter Sekretaris Jenderal Partai Kebangkutan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding, yang turut hadir dalam pertemuan para ketua umum dan sekjen partai koalisi dengan Jokowi di Restoran Plataran, Jakarta Pusat, Kamis sore.

Dalam foto yang muncul pukul 17.40 tersebut, terlihat dirinya berswafoto di restoran Plataran, Menteng. Tampak Jokowi sedang duduk dan berbicara dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

Advertisement

"Rapat antara pak Jokowi dan Ketum dan Sekjen partai pendukung memutuskan Prof. Dr. KH Ma'ruf Amin sebagai calon Wapres pak Jokowi." demikiat cuit Karding.

Mahfud sebelumnya diketahui di Restoran Tesate tepat di seberang Plataran. Namun ketika keberadaannya diketahui awak media, dirinya telah hilang dari restoran tersebut. Sedangkan cak Imin, panggilan akrab Muhaimim, muncul di Plataran pada pukul 16.45 lalu. Dirinya sempat memberi keterangan singkat ketika ditanyakan bagaimana nasib koalisi apabila Jokowi memilih Mahfud M.D. sebagai cawapresnya.

"Yang penting kami join dulu, tetap bergabung," kata Imin.

Editor: Yura Syahrul
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait